Sabtu, 20 Jun 2026

KAMPUS

UGM Berbagi untuk Pelajar Korban Kabut Asap

Kamis, 22 Okt 2015 11:40
dok. Okezone
Pelajar SMA melintasi jalan yang dipenuhi kabut asap
YOGYAKARTA - Pelajar Indonesia di berbagai daerah yang terkena dampak kebakaran hutan kehilangan kesempatan belajar akibat kabut asap. Salah satu solusi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) adalah belajar di rumah, dengan memanfaatkan sistem e-learning.

Untuk itu, beberapa dosen Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, melalui program UGM Berbagi berinisiatif membuat video pendidikan yang bisa diunduh gratis. Video penjelasan beberapa materi pelajaran ini dikhususkan untuk para pelajar di wilayah yang terkena dampak asap.

"Kelahiran UGM Berbagi ini dilatarbelakangi oleh sumber pembelajaran yang tidak memadai ketika para pelajar diminta untuk belajar di rumah," papar salah satu penggerak UGM Berbagi, Dr. Muhammad Ali Imron.

Ali menjelaskan, setiap video dibuat dengan durasi sekira 10 menit. Saat ini mereka sudah menyiapkan video untuk siswa kelas enam SD, tiga SMP, dan tiga SMA dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA dan Matematika.

Namun, kata Dosen Fakultas Kehutanan itu, tidak menutup kemungkinan akan disiapkan pula video untuk mata pelajaran di kelas lain yang siap diunduh.

"Kami harap bisa membantu anak-anak yang terkena dampak kabut asap. Walaupun hanya setengah semester, mereka kehilangan waktu yang berharga untuk belajar. Apalagi menjelang ujian nasional," katanya.

Hal senada disampaikan Sekretaris Direktorat Bidang Teknologi Informasi dan Administrasi Akademik, Direktorat Pendidikan dan Pengajaran UGM, Dr. Sri Suning Kusumawardani. Menurutnya, program UGM Berbagi terselenggara atas kerjasama antara Direktorat Pendidikan dan Pengajaran (DPP), Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa), serta Pusat Inovasi dan Kebijakan Akademik (PIKA).

Suning pun mengajak mahasiswa UGM untuk bergabung dengan UGM Berbagi. Caranya mudah, cukup dengan mengunjungi laman http://ugm.id/ugmberbagi.

"Ketika sudah terkumpul nanti kami beri pengarahan, siapkan pengembangan konten dan launching," kata Suning.

Tidak hanya itu, imbuh Suning, timnya juga akan berkoordinasi dengan Keluarga Gadjah Mada (Kagama) dan Kepala Dinas terkait untuk menyebarkan informasi ini. Mereka juga akan menggandeng stasiunTV lokal agar bisa menayangkan video tersebut.

(okezone.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 20 Jun 2026 09:11

    Penyidik KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar, Bawa Barang Bukti Tiga Koper

    Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah di Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Denpasar, Bali, pada Jumat (19/6). Penggeledahan tersebut dilakukan untuk pengemban

  • Sabtu, 20 Jun 2026 08:54

    3 TKW Dianiaya Majikan di Malaysia, 4 Orang Ditangkap

    Jakarta - Tiga Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Aceh diduga menjadi korban kekerasan oleh majikan di Johor Bahru, Malaysia. Kasus tersebut kini ditangani kepolisian M

  • Sabtu, 20 Jun 2026 08:51

    Kurir Ketakutan Usai Konsumsi Sabu, Tinggalkan Paket Narkoba 36 Kg di Bus

    Lampung - Aksi nekat dua kurir narkoba berujung petaka. Setelah diduga mengonsumsi sabu, keduanya justru dilanda ketakutan hingga meninggalkan paket sabu seberat 36 kilogram di dalam bus Antar Lintas

  • Sabtu, 20 Jun 2026 08:46

    Pengendali Keuangan Jaringan Narkoba Fredy Pratama Ditangkap

    Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menangkap Frans Antoni (FA), pengendali keuangan jaringan gembong narkoba Fredy Pratama. Frans kemudian dibawa ke Indonesia dan tiba di Gedun

  • Sabtu, 20 Jun 2026 08:41

    Prabowo Puji Kinerja Petugas Haji

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi kinerja petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) yang dinilai berhasil mengawal kelancaran proses pemulangan jemaah haji 1447 H/2026 M. Hingga Kamis (

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.