Jumat, 19 Jun 2026

KAMPUS

Yuk, Simak Kampung Wisata Petani Sampah ala Mahasiswa

Senin, 28 Sep 2015 11:18
Ilustrasi: Okezone
JAKARTA - Kelompok Swadaya Masyarakat Nyiur yang merupakan binaan Universitas Budi Luhur (UBL) Jakarta membentuk Kampung Wisata Petani Sampah di Kelurahan Kamal, Jakarta.

Ketua Program Studi Arsitektur, Putri Suryandari mengatakan, pihaknya sudah merancang konsep program pembenahan yang diberi nama Green Kamal Project atau Kampung wisata petani sampah.

"Kenapa kami membuat kampung wisata petani sampah. Karena informasi yang kita peroleh bahwa potensi terbesar adalah sampah. Artinya, masyarakat belum pandai mengolah namun cukup pandai menghasilkan sampah," kata Putri Suryandari, Minggu (28/9/2015).

Putri mengatakan, pihaknya akan mengajak warga RW 03 dan 04 Kelurahan Kamal untuk menjadi petani sampah sehingga sampah yang tadinya tidak berguna menjadi bermanfaat dan cantik.

"Kami berusaha mencoba, warga di sini menjadi wiraswasta penghasil sampah dan pemasok sampah. Jadi, sasaran kita kampung ini menjadi tujuan wisata yang isinya menghasilkan produk–produk dari sampah yang diperjualbelikan dalam wisata lokal maupun internasional," ujar Putri.

Putri mengungkapkan, warga akan mendapat pelatihan dari perwakilan Kagoshima University Jepang untuk mengolah sampah daun menjadi barang yang dapat dijual. Bahkan, Kagoshima juga akan membeli produk sampah yang dihasilkan oleh warga Kamal untuk dipasarkan di Jepang.

"Jadi, kampung wisata sampah artinya kampung ini akan disulap menjadi tujuan wisata yang produksi sampahnya menjadi sesuatu yang dapat dijual. Jadi, wisatawan yang berkunjung ke Jakarta yang ingin membeli produk dari sampah, dari bandara Soekarno Hatta dapat berkunjung ke Kamal," kata Putri.

Suwasti Broto, selaku Kepala Sub Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Budi Luhur menambahkan, program ini membuka kesempatan bagi seluruh dosen dan mahasiswa di Universitas Budi Luhur maupun mitra kampus untuk berperan serta dalam projek pengabdian kepada masyarakat peduli Kamal.

Asisten Pembangunan Jakarta Barat, Yunus Burhan mengungkapkan, Kelurahan Kamal dan Tegal Alur sejak tahun 1995 silam telah masuk dalam program Inpres Desa Tertinggal (IDT). Sebelumnya, sudah ada gerakan bedah rumah untuk beberapa rumah di lingkungan ini yang merupakan bantuan dari CSR.

Ada juga beberapa Tanki penampungan air yang juga bantuan dari CSR untuk membantu kesulitan air di sini. Sehingga pihaknya sangat terbuka bagi bantuan untuk masyarakat dalam mengatasi kekumuhan di wilayah ini.

"Seluruh aparat kami akan membantu program-program yang bermanfaat bagi masyarakat," katanya.

Prof Kozo Obara dari Kagoshima University mengatakan, kesuksesan program ini sangat tergantung pada kerjasama dari segala pihak.

"Kekompakan sangat penting. Karena mimpi yang besar tidak bisa dilaksanakan sendiri," katanya.

(okezone.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Jumat, 19 Jun 2026 17:15

    Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional

    DURI - Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedaulatan energi nas

  • Jumat, 19 Jun 2026 17:11

    Kodim 1714/Puncak Jaya Laksanakan Kegiatan Jumat Sehat

    Mulia â€" Kodim 1714/Puncak Jaya kembali melaksanakan kegiatan Jumat Sehat yang diikuti oleh prajurit dan anggota Persit KCK Cabang XLI Dim 1714/PJ. Kegiatan ini merupakan agenda rutin satuan yang ber

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:26

    Hadir di Ttengah Kesulitan, Satlantas Polres Inhu Salurkan Air Bersih untuk Warga

    RENGAT-Kepedulian terhadap sesama ditunjukan jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Indragiri Hulu (Inhu) yang hadir ditengah kesulitan warga yang membutuhkan, dengan menyalurkan bantuan air ber

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:23

    Tepis Isu Sulit Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Riau Jelaskan Aturan Baru Ekspos Berita Sesuai Perkap Nomor 6 Tahun 2023

    PEKANBARU - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, SH, MSi memaparkan mekanisme terbaru terkait komunikasi publik di lingkung

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:19

    Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional

    DURI, 19 Juni 2026 â€" Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedau

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.