Senin, 18 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • 11 Sound Horeg Masih Meriahkan Karnaval Bersih Desa di Malang

Peristiwa,

11 Sound Horeg Masih Meriahkan Karnaval Bersih Desa di Malang

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 24 Jul 2025 13:10
Berita satu.com
Meskipun sempat memicu pro dan kontra, sound horeg masih menjadi bagian dari kemeriahan acara bersih desa di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Salah satu acara yang menghadirkan sound horeg adalah Pesta Rakyat Karangjuwet Vol 5 yang digelar di Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso, pada Rabu (23/7/2025).

Sekretaris Desa Donowarih Ary Widya Hartono membenarkan tradisi tersebut merupakan bentuk syukuran yang telah menjadi ritual warga setiap 2 tahun sekali.

“Benar, surat edaran itu berasal dari desa kami. Acara ini sudah menjadi tradisi rutin sebagai bentuk selamatan desa,” ujar Ary kepada Beritasatu.com.

Dalam gelaran tahun ini, sebanyak 11 sound horeg ikut serta memeriahkan karnaval. Menyadari potensi gangguan dari suara bising, pihak pemerintah desa telah mengeluarkan surat edaran berisi imbauan kepada warga, khususnya yang tinggal di sepanjang jalan utama, untuk sementara mengungsikan bayi, anak kecil, dan lansia.

“Warga yang rentan sudah kami imbau untuk sementara tirah, entah ke rumah saudara atau ke bagian belakang rumah,” jelas Ary.

Ary juga menyebut, masyarakat justru memberikan dukungan penuh terhadap acara ini. Bahkan, warga RT 28 ikut menyumbangkan kontingen mobil hias sebagai bentuk partisipasi. “Artinya tidak ada paksaan dari panitia agar warga menggunakan sound horeg. Partisipasi mereka murni dari keinginan sendiri,” tambahnya.

Sebelum acara digelar, Pemerintah Desa Donowarih juga telah melakukan koordinasi dengan kepolisian untuk memastikan acara berlangsung tertib dan aman.

“Kami sudah paparan ke Polres, dan surat edaran itu bagian dari tindakan preventif kami agar acara tetap berjalan lancar,” pungkas Ary.

Sebelumnya, surat edaran yang dikeluarkan oleh Pemdes Donowarih sempat viral di media sosial karena dinilai tidak biasa. Imbauan untuk mengungsi saat acara karnaval berlangsung menimbulkan polemik, tetapi pemerintah desa menegaskan langkah itu diambil untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan warga, bukan untuk membatasi kegiatan tradisi.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Peristiwa
Berita Terkait
  • Senin, 18 Mei 2026 16:30

    Komdigi Blokir 3.000 Nomor Telepon Terindikasi Penipuan, Ada yang Catut Nama Anggota DPR

    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menyebut bahwa pihaknya telah memblokir 3.000 nomor telepon terindikasi penipuan (scam call) dengan modus mencatut nama pejabat publik, termas

  • Senin, 18 Mei 2026 16:17

    Antrean Penyeberangan RoRo Bengkalis Padat di Penghujung Libur Panjang, Dishub Tambah 2 Trip.

    BENGKALIS-Kepadatan antrean pasca libur panjang akhir pekan sempat terjadi di pelabuhan RoRo Sungai Selari Kecamatan Bukit Batu, Minggu (17/5) malam kemarin.Kepadatan terjadi karena ramainya arus bali

  • Senin, 18 Mei 2026 16:02

    Breaking News: Korporasi Sawit di Pelalawan Ditetapkan Jadi Tersangka Pengrusakan Lingkungan.

    PEKANBARU-PT Musim Mas, di Pelalawan, Provinsi Riau, ditetapkan sebagai tersangka korporasi kejahatan lingkungan hidup.Perusahaan sawit ini melakukan aktivitas terlarang, dengan membuka perkebunan kel

  • Senin, 18 Mei 2026 15:53

    Mobil Pribadi Mogok Ditengah Banjir di Sontang Rohul, Ditarik Truck Minyak.

    PASIR PENGARAIAN-Banjir di jalan lintas Sontang, Rohul - Duri, Bengkalis kembali makan korban.Sebuah mobil pribadi mogok ditengah-tengah banjir.Kejadian tersebut terjadi pada Jumat pekan lalu (15/5/20

  • Senin, 18 Mei 2026 15:24

    Polsek Pujud Pasang Police Line di Gubuk di Duga Lokasi Penyalahgunaan Narkotika.

    PUJUD-Polsek Pujud melaksanakan kegiatan patroli dan pengecekan di lokasi yang diduga kerap digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkotika di wilayah hukumnya, Minggu (17/5/2026) pagi. Kegiatan ter

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.