Peristiwa
4 Perambah Hutan Cagar Biosfer di Riau Ditangkap
Jumat, 07 Des 2018 14:52
"Sejumlah bibit sawit juga baru didatangkan di lokasi. Perambahannya belum begitu luas namun sudah kita lakukan penangkapan," ujar Kepala Balai Penegakan Hukum (Gakkum) KHLK Wilayah II Sumatera, Eduwar Hutapea alias Edo ketika dihubungi wartawan, Jumat (7/12/2018).
Dari empat orang itu, Edo menyebut ada seorang yang diketahui pernah ditangkap dan diadili. Orang itu disebut Edo diadili dalam kasus penguasaan lahan tanpa izin.
"Iya, dulu sudah pernah ditangkap dan diadili. Tapi begitu keluar, ternyata membuka kawasan hutan lagi untuk perkebunan sawit," ucap Edo.
Selain itu, Edo menyebut ada 3 alat berat sedang beroperasi yang ditemukan di lokasi. Alat berat itu pun langsung dievakuasi.
PWI Pusat Serahkan Uang Duka kepada Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
Pekanbaru-Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyerahkan uang duka cita kepada keluarga almarhum Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, sebagai bentuk kepedulian dan pengho
Dasco Pimpin Langsung Raker Bersama Pemerintah Bahas RUU PPRT
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memimpin secara langsung rapat kerja (Raker) yang digelar Badan Legislasi (Baleg) DPR, bersama pemerintah dalam rangka membahas rancangan Undang-
DPR Usul Program MBG Masuk dalam Undang-Undang
JAKARTA â€" Wacana penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan peran Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mencuat di tengah dinamika kebijakan publik nasional. Program tersebut dinilai perlu di
Longsor TPST Bantargebang Tewaskan 7 Orang, Eks Kadis LH DKI Ditetapkan Tersangka
JAKARTA â€" Aparat penegak hukum lingkungan menetapkan mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, berinisial AK sebagai tersangka dalam perkara pengelolaan TPST Bantargebang.Insid
Bahlil Ancam Rumahkan ASN yang Hambat Investasi Sektor Energi
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah mempercepat realisasi investasi di sektor energi. Ia bahkan mengancam akan 'merumahkan