8 Bulan Dumai Berdampingan dengan Covid-19, Walikota: Harusnya Protokol Kesehatan Jadi Kebiasaanz
Admin
Senin, 12 Okt 2020 09:48
DUMAI - Walikota Dumai, Zulkifli AS memimpin Apel penyerahan secara simbolis bantuan alat pencegahan Covid-19 dan persiapan pelaksanaan Pilkada serentak Kota Dumai sesuai Protokol Kesehatan Tahun 2020, bertempat di Kantor Camat Dumai Timur.
Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Camat Dumai Timur, pada Minggu (11/10/2020), dihadiri Ketua Komisi I DPRD Kota Dumai, Hj. Haslinar, Asisten II Pemko Dumai, H Syahrinaldi, Wakapolres Kota Dumai, Kompol Ernis Sitinjak, Kepala BPBD Kota Dumai, Afrilagan, Camat Dumai Timur, Zulfahren
Pada kesepatan tersebut, Walikota Dumai, Zulkifli AS menyampaikan, bahwa sudah 8 bulan masyarakat dan seluruh element hidup berdampingan dengan Covid-19.
Ia menambahkan, di masa Adaptasi Kebiasaan baru ini harusnya protokol kesehatan sudah menjadi kebiasaan bagi seluruh masyarakat.
Namun ternyata, masih banyak dari masyarakat khususnya di Kota Dumai ini belum patuh dan taat melaksanakannya.
"Tentu kita sangat menyayangkan kondisi tersebut. Bahkan yang lebih ekstrim, ada sebagian dari masyarakat yang tidak percaya dengan Pandemi ini," katanya.
Dirinya mengaku, bahwa seluruh elemen masyarakat baik itu Pemerintah Kota dan Masyarakat Dumai secara luas punya kewajiban untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, agar dari diri sendiri dapat mencegah penyebaran Covid-19.
Zulkifli As menerangkan, sebagai langkah penyegahaan, Pemko Dumai memberikan bantuan seperti masker, mesin disinfektan, westafel portabel kepada masyarakat.
"Yang kita lakukan hari ini, menjadi sebuah penegasan sekaligus bukti keseriusan Pemerintah Kota Dumai dalam menangani dan memutus rantai penyebaran covid-19," terangnya.
Diterangkanya, adapun bantuan yang diserahkan yakni enam buah mesin disinfektan dari Kecamatan Dumai Timur diserahkan kepada pihak Kelurahan.
69 wastafle portable diserahkan kepada rumah ibadah se-Kecamatan Dumai Timur.
Kemudian tambahnya, ada 8000 masker dibagikan kepada RT dan PKK. Kemudian 20 rompi untuk Kecamatan, dan 100 rompi untuk RT dan LPMK Kecamatan Dumai Timur.
Walikota Dumai mengaku, langkah keseriusan ini penting dilakukan, karena vaksin dari penyakit ini belum ditemukan.
Makanya, obat terbaik dari persoalan ini adalah dengan Menggunakan Masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.
"Apalagi, tahun ini kita menghadapi Pemilihan Kepala Daerah. Kita semua punya kewajiban untuk mensukseskan kontestasi kali ini agar bisa berjalan aman, tentram, damai serta sesuai dengan aturan-aturan yang ada. Dan ingat, kita harus selalu mengutamakan Protokol Kesehatan," pungkasnya.