Rabu, 24 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Air Sumur Tercemar Limbah TPA Kopiluhur, Warga Kalilunyu Gatal-gatal

Peristiwa,

Air Sumur Tercemar Limbah TPA Kopiluhur, Warga Kalilunyu Gatal-gatal

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 07 Agu 2025 14:30
Berita satu.com
Warga Kampung Kalilunyu RT 04/RW 04, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, mengeluhkan pencemaran air sumur yang diduga berasal dari limbah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kopiluhur. 

Air lindi yang merembes ke dalam tanah mengubah kondisi air sumur menjadi keruh, berbau anyir, dan tak layak pakai.

Akibatnya, warga tidak lagi berani menggunakan air sumur untuk kebutuhan sehari-hari. Sebagian besar memilih menutup sumur dan membeli air bersih guna memenuhi keperluan minum, mandi, dan mencuci. Ironisnya, sejumlah warga bahkan mengalami penyakit kulit dan gatal-gatal akibat masih menggunakan air yang sudah tercemar.

“Airnya bau, warnanya keruh. Kami sudah tidak berani pakai untuk masak atau mandi, karena bikin gatal-gatal,” ungkap Asep Hidayatullah, Ketua RT 04 Kampung Kalilunyu, Kamis (7/8/2025).

Menurut Asep, lokasi permukiman warga berada di bawah TPA Kopiluhur dengan jarak kurang dari satu kilometer. Posisi geografis tersebut diduga menjadi penyebab meresapnya limbah ke sumber air warga.

“Sumur-sumur di sini sudah tidak digunakan lagi. Kami sangat berharap Pemerintah Kota Cirebon, terutama Dinas Lingkungan Hidup, segera turun tangan menangani masalah ini secara serius,” tegasnya.

Keluhan serupa disampaikan Sri Hayati, warga lainnya, yang telah menutup sumurnya sejak dua tahun lalu. Ia terpaksa membeli air galon setiap bulan untuk kebutuhan konsumsi.

“Air sumur saya baunya menyengat dan warnanya keruh. Sejak dua tahun lalu, saya sudah tidak pakai lagi. Kalau dipakai mandi dan cuci malah bikin gatal-gatal,” ujarnya sembari menunjukkan bekas iritasi di kulitnya.

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan tersebut, termasuk memberikan bantuan air bersih serta meninjau kembali pengelolaan limbah di TPA Kopiluhur yang selama ini dituding sebagai sumber pencemaran.

Keluhan dari Kalilunyu menambah daftar panjang dampak lingkungan akibat TPA yang berdekatan dengan permukiman. Hingga berita ini diturunkan, belum ada respons resmi dari Pemerintah Kota Cirebon.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 24 Jun 2026 16:04

    Kejagung Selamatkan Uang Negara Rp 131,5 Triliun

    Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) mencatat telah menyelamatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 131,5 triliun melalui penanganan perkara tindak pidana khusus sepanjang periode 2020 hingga 2026.J

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:01

    Disdik Riau Salah Input Data, Plt Gubri Minta Maaf, Ternyata MBG tidak Berpengaruh pada Penurunan Retribusi Daerah

    PEKANBARU " Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur SF Hariyanto menyampaikan permohonan maaf atas kehebohan yang terjadi terkait informasi pengaruh program Makan Bergizi Gratis (MBG) terhadap pendapatan res

  • Rabu, 24 Jun 2026 15:33

    Timsel Umumkan 21 Nama Lolos Psikotes dan Wawancara Calon Komisioner KPID Riau

    PEKANBARU - Tim Seleksi (Timsel) Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Riau resmi mengumumkan hasil seleksi psikotes dan wawancara calon komisioner KPID Riau periode 2026-202

  • Rabu, 24 Jun 2026 14:43

    Asisten Pribadi Prabowo, Rizky Irmansyah Mendadak Temui Jokowi, Ada Apa?

    Asisten Pribadi Presiden Prabowo Subianto, Rizky Irmansyah mendadak menemui Presiden ke-7 RI Joko Widodo di kediamannya, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Rabu (23/4). Kedatangan Rizky dit

  • Rabu, 24 Jun 2026 14:40

    Prabowo Beberkan Kunci Indonesia Hadapi Krisis Global

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan di tengah ketidakpastian situasi geopolitik dan perekonomian global.Hal tersebut disampaikannya saat berpid

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.