Humas Polres Bengkalis
Tim gabungan saat mengevakuasi korban dari tempat ditemukan.
RUPAT - Akhirnya, pencarian tim gabungan berhasil menemukan salah seorang warga Desa Dugun yang dilaporkan hilang pada Rabu 4/1 sekira pukul 05.00 Wib.
Korban hilang tersebut yang juga merupakan staf desa Dugun itu ditemukan tidak jauh dari tempat tenggelamnya sampan yang ditumpangi korban bersama tiga rekannya.
Pencarian yang dilakuka oleh Kapolsek Rupat beserta anggota, Polair Polres Bengkalis, Pos Tanjung Medang, Tim Basarnas, Kades serta masyarakat setempat dilakukan sejak pagi tadi dan berhasil menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 16.30 wib petang.
Berdasarkan data yang diperoleh spiritriau.com dari Humas Polres Bengkalis menyebutkan bahwa sebelum dinyatakan hilang, korban yang bernama Irwanto (25) warga Desa Dungun Baru pergi mencari ikan bersama tiga rekannya yakni, Boiman (31), Miswanto (21) dan Ponijan (28) yang ketiganya juga warga Desa Dungun Baru kecamatan Rupat.
Dijelaskan Humas, sebelumnya, pada Selasa 3/1/ 2017 sekira pukul 16.30 wib ke 4 orang tersebut pergi mencari ikan menggunakan Sampan kecil memakai mesin robin di perairan Sungai Selat Morong yang berada di desa Sei Cingam.
Sampai diperjalanan mesin robin sampan tersebut rusak 3 kali. Irwanto sempat naik ke darat memperbaiki mesin sekira pukul 22.00 wib, setelah mesin bagus, dari pelabuhan dusun Pangkal Buah desa Sei Cingam Rupat mereka melanjutkan perjalanan lagi ke pelabuhan PT Panca Cipta Rupat dan sampai sekira pukul 23.00 wib kemudian istirahat.
Setelah istirahat, sekira pukul 24.00 wib mereka melanjutkan perjalanan ke Kuala Selat Morong sambil mencari ikan dengan cara menangguk menggunakan lampu penerangan petromax, hasil yang didapat berupa ikan cucut lebih kurang 6 Kg.
Kemudian sekira pukul 04.00 wib mereka pulang ke desa Dungun Baru. Dalam perjalanan yang menggunakan sampan kira kira tidak jauh dari pelabuhan dusun Pangkalan Buah, Sampan yang ditumpangi tiba tiba tenggelam bagian belakangnya.
Selanjutnya, ke 4 orang itu menyelamatkan diri masing masing dengan cara berenang hingga ke tepi bakau.
Boiman, Miswanto dan Ponijan selamat dari kejadian itu dengan dibantu dua nelayan lain yang tidak lama setelah mereka tenggelam melintas.
Sementara itu, Irwanto pemilik sampan sekaligus pembawa sampan yang duduk pada posisi paling belakang juga berenang namun karena cuaca masih gelap tiga rekannya memanggil manggil korban tidak ada jawaban dan tidak kelihatan dan tenggelam.
Selanjutnya, kedua saksi menolong ketiga korban dengan menaikkan ke sampan miliknya. Saksi meminta bantuan masyarakat melalui HP dan akhirnya sekira pukul 07.00 wib masyarakat berdatangan ke TKP.
Pencarian pun terus dilakukan, hingga pada sore harinya sekira pukul 16.30 wib korban ditemukan tidak jauh dari tempatnya dinyarakan hilang.
Kapolres Bengkalis, AKBP Hadi Wicaksono melalui Paur Humas, Ipda Zulkifli mengatakan, setelah ditemukan, korban dibawa Puskesmas Pangkalan Nyirih untuk dilakukan Visum et Repertum. Dan hasilnya, tidak ditemukan tanda - tanda kekerasan, kuat dugaan korban meninggal karena kebanyakan meminum air akibat tenggelam.
" Setelah divisum, korban kita serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," jelas humas. (win)
Peristiwa