Peristiwa
Aksi Ngeri Geng Motor Serang 3 Warga di Kota Sukabumi
Selasa, 27 Nov 2018 11:08
Saat kejadian, tiga orang korban masing-masing RO, DD dan GH sedang bermain game online di warung milik pasangan suami istri FT dan E. Saat itu tiba-tiba datang puluhan orang dengan berboncengan motor berhenti tepat di depan warung.
"Sedang asyik main mobile legend, tiba-tiba mereka datang dan teriak kamu dari geng motor mana. Saya sudah jawab, bukan dari geng motor tapi sedang main game online tapi mereka tetap datang dan menyerang," kata RO salah seorang korban penyerangan kepada detikcom di lokasi kejadian, Senin (26/11/2018).
"Sebelum datang mereka sempat melempar batu, balok, paving block ke arah warung. Situasi malam tadi itu sepi, sudah enggak ada orang. Saya kena bacokan gir di bagian kepala belakang, teman saya juga kena celurit di bagian tangannya," lanjut dia.
RO dan tiga temannya akhirnya meminta tolong ke pemilik warung agar dibukakan pintu. "Saya ketok pintu minta tolong, pemilik warung nolongin kita dimasukin ke dalam. Pintu langsung di kunci, mereka sempat gedor-gedor setelah itu mereka pada kabur," lanjutnya.
Kengerian juga dirasakan keluarga pemilik warung, FT dan E mengaku para pelaku tiba-tiba datang dan menyerang tempat jualan mereka. Saat itu warung sudah dalam keadaan tutup, sementara tiga korban sedang duduk di kursi masih di area dalam warung.
"Awalnya satu motor datang, lalu datang teman-temannya langsung nyerang. Ada puluhan orang yang mendatangi warung. Mereka juga sempat melempari warung dengan batu, dinding dan pintu rusak karena mereka sempat gedorin, enggak tahu pakai batu atau apa," kata Ft kepada detikcom, Senin (26/11/2018).
Ft menunjukkan sejumlah kerusakan di pintu rumah yang memang terkoneksi dengan warung miliknya. "Ada anak-anak di depan sedang santai, mereka langsung dikeroyok. Sekitar beberapa menit, anak-anak yang dipukulin minta tolong kita masukin ke dalam rumah pintu kita kunci. Mereka gedorin pintu setelah itu pergi," ujarnya.
Selain merusak, para pelaku juga melempari warung dengan botol, balok dan batu. "Batu berserakan di luar, sebagian sudah dibawa polisi katanya untuk barang bukti. Semalam juga polisi sudah datang," Ft melanjutkan.
Tidak perlu waktu lama bagi polisi menangkap para pelaku, enam orang anggota geng motor diduga pengeroyok tiga pemuda ditangkap kurang dari 24 jam.
"Benar kita mengamankan enam pelaku. Sisanya masih dalam pengejaran," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo, Senin (26/11/2018).
Menurut Susatyo, tim khusus gabungan Polsek Warudoyong dan Buser Satreskrim Polres Sukabumi Kota bergerak ke sejumlah lokasi usai menjaring informasi dari sejumlah pentolan geng motor tersebut. Setelah itu, polisi menyisir keberadaan para pemuda yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.
Kapolsek Warudoyong Kompol E Kuswaha menyebut enam pemuda itu diduga pelaku pengeroyokan dan perusakan di Kampung Cigadog. "Mereka mengaku dari kelompok motor Moonraker," ujarnya.
(detik.com) Peristiwa
Dasco Pimpin Langsung Raker Bersama Pemerintah Bahas RUU PPRT
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memimpin secara langsung rapat kerja (Raker) yang digelar Badan Legislasi (Baleg) DPR, bersama pemerintah dalam rangka membahas rancangan Undang-
DPR Usul Program MBG Masuk dalam Undang-Undang
JAKARTA â€" Wacana penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan peran Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mencuat di tengah dinamika kebijakan publik nasional. Program tersebut dinilai perlu di
Longsor TPST Bantargebang Tewaskan 7 Orang, Eks Kadis LH DKI Ditetapkan Tersangka
JAKARTA â€" Aparat penegak hukum lingkungan menetapkan mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, berinisial AK sebagai tersangka dalam perkara pengelolaan TPST Bantargebang.Insid
Bahlil Ancam Rumahkan ASN yang Hambat Investasi Sektor Energi
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah mempercepat realisasi investasi di sektor energi. Ia bahkan mengancam akan 'merumahkan
Ketahanan Pangan dan Energi, RI Siapkan Hilirisasi Ubi Kayu
JAKARTA - Program pengembangan dan hilirisasi komoditas ubi kayu dipersiapkan. Hal ini untuk mendukung agenda pemerintah yaitu program ketahanan pangan dan energi nasional. Progra