MUMUGO-Kebakaran hutan dan lahan di daerah pesisir Provinsi Riau masih terus berlangsung hingga hari ke empat, kebakaran itu tepatnya dilahan masyarakat dengan perbatasan PT Arara Abadi Kepenghuluan Mumugo Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir.
Diperkirakan lahan yang terbakar mencapai luas 5 Ha, dan sudah berlangsung selama 4 hari, kata salah satu petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rokan Hilir kepada spiritriau.com pada saat memadamkan api Senin (15/04/2019) di lokasi kebakaran lahan.
Sebanyak 40 orang diturunkan untuk memadamkan api dilahan gambut yang kedalam sekitar 2-4 meter.Tim ini terdiri dari Regu Pemadam Kebakaran (RPK) dari Perusahaan PT. Arara Abadi sebanyak 30 orang, 5 anggota Koramil 02 Tanah Putih Kodim 0321 Rokan Hilir dan 5 orang dan dari BPBD Kabupaten Rokan Hilir sebanyak 5 orang.
Pantang Pulang Sebelum Padam
Pantang Pulang sebelum padam itulah tekad TNI menyikapi kebakaran lahan di Rohil, tampak terlihat anggota Koramil 02 Tanah Putih Kodim 0321 Rokan Hilir, Srda Mubin bersama Tim Manggala Agni Mumugo sedang berjibaku dilapangan guna memadamkan api Senin (15/04/2019)
Sudah menjadi tekad kami sebagai anggota TNI, bahwa kami pantang pulang sebelum api padam, dan itu menjadi motto kami, jelas Babinsa Mamugo di Kecamatan Tanah Putih, Kopda Agus Fajaryono nada semangat, “Kami sudah memasuki hari ke 3 di lokasi ini, mudah-mudahan ini hari yang terkahir karena api sudah mulai padam, tinggal hanya pendinginan,” kata Babinsa Mamugo di Kecamatan Tanah Putih, Kopda Agus Fajaryono, sembari mengatakan kalau tim ini tidak bergerak pulang sebelum malam, karena akan dikhawatirkan ada binatang buas berkeliaran di lokasi.
Serma Suyaka, bersama 5 anggota dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rokan Hilir, serta 5 orang petugas Manggala Agni Kepenghuluan Rantau Bais Kecamatan Tananh Putih Kabupaten Rokan Hilir serta tim dari Distrik Duri 3 PT. Arara Abadi,
Pemadaman Kebakaran lahan gambut seluas 5 hektare ini berkordinat E 1º 31 .34'' N 101º 14. 4''.
Anggota Koramil 02 Tanah Putih Kodim 0321 Rokan Hilir, Serda Mubin Bakari sedang berjibaku dilapangan guna memadamkan api Senin (15/04/2019)
Tim ini terus berupaya memadamkan api di lokasi yang jenis tanahnya gambut kering, dengan kedalaman 2 sampai 4 meter. Ditambah bahan pembakar semak belukar kering sehingga sulit untuk dipadamkan.
"Untuk penyebab kebakaran masih belum diketahui, kami mendapatkan laporan dari masyarakat saat api sudah berkobar, "kata Babinsa Mamugo di Kecamatan Tanah Putih, Kopda Agus Fajaryono.
Danramil 02/TP Kapten (Inf) Khairul Anwar juga menyatakan melarang keras warga membakar lahan untuk alasan apapun. "Alasan apapun tidak dibenarkan membakar lahan. Banyak yang dirugikan, "kata Khairul Anwar.
Hingga saat ini, Tim Regu Pemadam Kebakaran (RPK) Distrik Duri , masih berada dilapangan untuk mendinginkan api yang sudah berangsur-angsur padam,”Kami sudah 4 hari berada dilokasi mudah-mudahan ini hari terakhir dan api sudah mulai kami jinakkan , tinggal hanya pendinginan lagi ,” kata Ketua Tim RPK, Beni Sitohang dilokasi kebakaran.
Menurutnya selama 4 hari timnya yang terdiri dari 30 orang terus berusaha memadamkan api. Mereka menurunkan alat berat seperti exapator 2 buah, hari pertama kebakaran lahan sudah dilakukan upaya pemadaman dari udara menggunakan helikopter, tambah Beni Sitohang. Namun, cuaca kering dan hembusan angin menyulitkan proses pemadaman terutama di lahan gambut.
Posisi Kebakaran lahan yang berbatasan dengan Dumai di bagian utara berpotensi mengirimkan asap apabila Karhutla tidak segera ditanggulangi dan hembusan angin menuju Dumai juga Bengkalis, tuturnya (jon)