Angkot Bermuatan Sayur Tabrak Motor Sport di Garut, 1 Meninggal 2 Luka Berat
Admin
Kamis, 28 Jul 2022 16:51
GARUT - Peristiwa tabrakan maut antara sepeda motor dengan angkutan kota terjadi di Jalan Raya Bayongbong-Garut, Kelurahan Muarasanding, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut.
Insiden kecelakaan yang terjadi Rabu (27/7/2022) malam sekira pukul 21.30 WIB itu mengakibatkan seorang meninggal dunia dan dua orang lainnya luka berat.
Kepala Polsek Garut Kota AKBP Deden Mulyana menjelaskan, korban meninggal dunia berinisial I (17), warga Kampung Munjul, Desa Mangkurakyat, Kecamatan Cilawu. I merupakan pengendara sepeda motor sport jenis Yamaha YZF-R15.
"Sedangkan dua orang luka berat adalah T (17) penumpang sepeda motor yang dibonceng oleh I, serta seorang sopir angkot berinisial R (22), warga Kampung Haurpanggung, Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong kidul," kata AKBP Deden Mulyana, Kamis (28/7/2022).
Kapolsek Garut Kota menjelaskan, kronologi kecelakaan maut itu bermula saat angkot jurusan Cikajang-Garut bermuatan sayuran yang dikemudikan R, mencoba mendahului satu unit truk yang dikemudikan oleh Indra Ragandi (40). Baik angkot dan truk, sama-sama melaju dari arah Cikajang menuju Garut Kota.
"Truk Mitsubishi yang dicoba untuk didahului ini juga bermuatan sayuran dengan nomor polisi E 9677 PA. Saat tiba di TKP, motor Yamaha R15 muncul dari arah berlawanan," ujarnya.
AKBP Deden Mulyana mengungkapkan, sopir angkot yang menyalip truk mencoba untuk menghindari sepeda motor namun gagal. Tabrakan antara aangkot dan motor pun tak terelakan.
"Usai tabrakan dengan sepeda motor, angkot tersebut bersenggolan dengan truk dan merusak kaca spion dari truk," jelasnya.
Ia melanjutkan, kondisi jalanan saat kejadian dalam keadaan gelap dengan kontur jalan lurus menurun. Dalam kecelakaan itu, Yamaha YZF-R15 yang dikemudikan korban ringsek dengan beberapa bagian body motor hancur dan terlepas.
"Petugas kami langsung melakukan olah TKP usai mendapatkan laporan terkait kejadian ini. Satu korban meninggal dan dua orang luka berat langsung dievakuasi ke RSUD dr Slamet Garut," tutur AKBP Deden Mulyana.