Selasa, 21 Apr 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Asyik Mandi di Air Banjir, Bocah di Bonai Darussalam Tewas Diterkam Buaya

Peristiwa

Asyik Mandi di Air Banjir, Bocah di Bonai Darussalam Tewas Diterkam Buaya

Laporan : Fahrin Waruwu
Jumat, 16 Nov 2018 13:29
Kapolsek Banai Darussalam saat menggendong anak yang diterkam ‎Buaya sedang mandi di air banjir ditemukan sudah meninggal dunia.
ROKANHULU - Rahmad Andika Saputra, bocah berusia 7 tahun tewas diterkam buaya saat sedang mandi di depan rumahnya yang sedang dilanda banjir di Dusun I Harapan, Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Provinsi Riau Kamis (15/11/2018) pagi.

Kapolres Rohul AKBP Muhamad Hasyim Risahondua SIK M Si melalui Kapolsek Bonai Darussalam Iptu Riza Effyandi SH menjelaskan, korban ditemukan sudah meninggal dunia di dekat jembatan memasuki rumahnya sekitar 20 meter dari tempat bocah ini mandi banjir sungai akibat tingginya intetitas hujan di wilayah Bonai Darussalam.

"Kondisi korban saat dievakuasi mengalami luka robek akibat gigitan buaya di perut, dada, punggung sebelah kanan," ungkap Kapolsek Bonai Darussalam Iptu Riza Effyandi.

Kapolsek Bonai Darussalam menguraikan, kejadian berawal, sekitar pukul 09.00 WIB, saat itu korban pamit kepada ibunya, Ayu Lestari, untuk mandi di depan teras rumah panggung yang sedang dilanda banjir‎, namun naas menimpa bocah tersebut.

Saat dirinya akan naik ke teras rumah, ibu korban melihat adanya gelombang air yang cukup besar dan ketika itu korban hilang seketika di dalam air,‎ melihat anaknya hilang, tambah Iptu Riza, ibu korban langsung berteriak meminta tolong kepada suaminya, Darman Laia, namun setelah dicari cari tidak ditemukan lagi.

Beberapa orang saksi yang ikut melakukan pencarian, melihat ada seekor buaya dari jarak sekitar 200 meter dari lokasi.

"Kita melakukan pencarian bersama warga. Sekitar pukul 13.00 WIB, korban berhasil kita temukan, namun sudah meninggal dunia," ujar Riza. Selanjutnya, korban dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas setempat.

"Atas kejadian tersebut, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap korban dan membuat pernyataan penolakan autopsi," pungkasnya. (fah).



Peristiwa
Berita Terkait
  • Senin, 20 Apr 2026 21:09

    Dasco Pimpin Langsung Raker Bersama Pemerintah Bahas RUU PPRT

    JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memimpin secara langsung rapat kerja (Raker) yang digelar Badan Legislasi (Baleg) DPR, bersama pemerintah dalam rangka membahas rancangan Undang-

  • Senin, 20 Apr 2026 20:55

    DPR Usul Program MBG Masuk dalam Undang-Undang

    JAKARTA â€" Wacana penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan peran Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mencuat di tengah dinamika kebijakan publik nasional. Program tersebut dinilai perlu di

  • Senin, 20 Apr 2026 20:46

    Longsor TPST Bantargebang Tewaskan 7 Orang, Eks Kadis LH DKI Ditetapkan Tersangka

    JAKARTA â€" Aparat penegak hukum lingkungan menetapkan mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, berinisial AK sebagai tersangka dalam perkara pengelolaan TPST Bantargebang.Insid

  • Senin, 20 Apr 2026 20:42

    Bahlil Ancam Rumahkan ASN yang Hambat Investasi Sektor Energi

    JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah mempercepat realisasi investasi di sektor energi. Ia bahkan mengancam akan 'merumahkan

  • Senin, 20 Apr 2026 20:15

    Ketahanan Pangan dan Energi, RI Siapkan Hilirisasi Ubi Kayu

    JAKARTA - Program pengembangan dan hilirisasi komoditas ubi kayu dipersiapkan. Hal ini untuk mendukung agenda pemerintah yaitu program ketahanan pangan dan energi nasional.  Progra

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.