Rabu, 05 Agu 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Ayah Tiri Siksa Balita Hingga Tewas Lakukan 20 Adegan Pra-rekonstruksi

Peristiwa

Ayah Tiri Siksa Balita Hingga Tewas Lakukan 20 Adegan Pra-rekonstruksi

Rabu, 13 Feb 2019 16:29
Merdeka.com
DEPOK - Hari Kurniawan, ayah yang menyiksa anak tiri hingga tewas, menjalani pra rekonstruksi di tempat kejadian perkara di Tapos, Depok. Pra rekonstruksi dikawal oleh Tim Jaguar Polresta Depok.

Pelaku menjalani 20 adegan yang terbagi dalam dua bagian. Pertama sebanyak tiga adegan menceritakan peristiwa sepanjang Selasa (5/2) dan sebanyak 17 adegan menggambarkan kejadian pada Jumat (8/2).

"Tadi sudah dilakukan seluruhnya. Intinya, hasil pra rekon apa yang dilakukan tersangka saat BAP sesuai antara apa yang dilakukan pelaku pada saat kejadian," kata Kasubbag Humas Polresta Depok, AKP Firdaus, Rabu (13/2).

Dari pra rekonstruksi digambarkan bagaimana pelaku mulai kesal dengan NF. Kemudian pelaku menyiksa dengan cara membekap balita berusia dua tahun itu. Hingga sampai adegan pelaku membanting korban ke lantai kamar mandi.

"Tujuan pra rekon ini agar penyidik bisa menggambarkan dengan jelas," tambahnya.

Hari juga telah menjalani tes kejiwaan. Tujuannya, untuk mengetahui apakah yang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan atau tidak.

"Setelah tes kejiwaan kemarin, maka dilanjutkan dengan pra rekonstruksi hari ini. Nanti akan tergambar jelas dari hasil keduanya (tes kejiwaan dan pra rekonstruksi) tentang motif pelaku berbuat tindakan tersebut," ungkapnya.

Pemeriksaan terhadap Hari akan terus berlanjut. Setelah pertemuan pertama dengan psikolog dari P2TP2A Kota Depok, maka selanjutnya akan ada pemeriksaan lanjutan.

"Ada 4 tahap pemeriksaan psikologis. Yang baru dilakukan tahap pertama. Tahap lain akan dilakukan selanjutnya," ungkapnya.

Soal pengakuan Hari saat kejadian sedang tidak sadar karena mabuk dan mendapat bisikan gaib, masih akan didalami.

"Pengakuan ini yang menyebabkan kita melakukan pemeriksaan psikologi. Apakah benar apa yang disampaikan apakah hanya alibi. Tersangka bilang itu di luar alam bawah sadarnya. Dari ini (pra rekonstruksi) terlihat bagaimana kondisi psikologis tersangka," katanya.



Sumber: merdeka.com

Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 05 Agu 2026 10:28

    Skandal KUR Rp18,9 Miliar Terbongkar di Bank BUMD Siak, Dua Orang Resmi Jadi Tersangka

    PEKANBARU â€" Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyimpangan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di BRK Syariah C

  • Rabu, 05 Agu 2026 10:25

    BSP Pastikan Tender Kendaraan Operasional Sesuai Prosedur dan Prinsip GCG

    PEKANBARUâ€" PT Bumi Siak Pusako (BSP) menyampaikan apresiasi atas perhatian masyarakat terhadap perkembangan perusahaan. Bagi BSP, kritik, masukan, maupun pengawasan publik merupakan bagian penting d

  • Rabu, 05 Agu 2026 10:23

    BRK Syariah Dukung Proses Hukum Dugaan Korupsi KUR, Tegaskan Komitmen Berantas Fraud

    PEKANBARU-PT Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) menegaskan komitmennya menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) dengan tidak memberikan toleransi terhadap seg

  • Rabu, 05 Agu 2026 10:11

    Aniaya Relawan MBG, Dua Pemasok Ayam di Bengkalis Ditangkap Polisi

    BENGKALIS-Polsek Pinggir, Polres Bengkalis, mengamankan dua pria yang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan terhadap seorang relawan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Koto Pait B

  • Rabu, 05 Agu 2026 10:11

    Bangun Nano Filter di Siak Kecil dan Pinggir, Perumdam Bengkalis Gaet Investor Jakarta

    BENGKALIS- Dalam upaya pengembangan dalam meningkatkan pelayanan persediaan air bersih, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Terubuk Kabupaten Bengkalis menggaet investor dari Jakarta.Dir

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki