Peristiwa
BEM UPP Aksi Tentang Pelayanan di RSUD, Dinkes Rohul Janji Benahi Pelayanan Kesehatan
Laporan : Fahrin Waruwu
Senin, 26 Mar 2018 14:13
Pada orasi BEM UPP dibawah Kordinator Lapangan (Korlap) Anton Adi Putera Kordinator massa Asmara Syah dan penyampaian orasi Wiky Yuliandra, mereka menyuarakan tentang berbagai pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat, berdasarkan Undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, UU nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit, UU nomor 36 2014 tentang tenaga kesehatan.
"Kami meminta berbagai pelayanan kesehatan masyarakat di RSUD agar dilakukan perbaikan secara professional, banyak masyarakat tidak mampu yang mengeluh, sementara mereka sanggup berobat dengan menggunakan Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan," orasi mereka .
Dalam menyuarakan asipirasi masyarakat BEM UPP milikitiga poin asipirasi yang mereka sampaikan,
1. Meminta Kepala Dinas Kesehatan Rokan Hulu untuk mengefaluasi dan memperbaiki sisten pelayanan di RSUD Rokan Hulu.
2 Meminta Kadinkes Rohul untuk memberi sanksi tegas kepada karyawan yang tidak bekerja professional di RSUD Rohul dan
dan menelusuri dugaan mal praktek serta obat-obat yang tidak layak pakai (kadarluwasa) yang masih beredar di seluruh Rumah Sakit, Pusat Kesehatan Masyarakat, Klinik dan apotik yang tersebar di Kabupaten Rohul.
Menanggapi aksi BEM UPP, Mewakili Kadinkes dr. Bambang, Sekeretaris Dinas Kesehatan dr. Septian Asmariwati didampingi staf lainnya Desy Marlina dan Toni Heriyanto, menyampaikan ucapan terimakasih atas kepedulian BEM UPP di berbagai pelayanan di RSUD Rokan Hulu yang di Tahun 2018 sudah dibawah naungan Dinkes yang sebelumnya miliki manajemen sendiri.
Namun kami berharap untuk diberi kesempatan dalam melakukan pembenahan, apa lagi Direktur RSUD baru saja dilantik, mengantikan penjabat sebelumnya.
"Berilah dia kesempatan untuk melakukan pembanahan karena beliau baru dilantik, kami juga dari Dinkes akan terus memonitor di berbagai pelayanan agar masyarakat yang berobat terlayani secara professional," kata Sekdinkes Rohul.
"Apa yang diorasikan dalam penyampaian asipirasi. Ini akan jadi pekerjaan rumah buat kami. adek-adek Mahasiswa juga memberi kesempatan untuk kami melakukan perbaikan demi tercapaianya pelayanan maksimal kepada masyarakat kita Rokan Hulu," ucap dr. Septian Asmariwati berharap.
Terpantau, aksi yang dikawal ketat oleh personil Polisi Resor Rokan Hulu dan Polsek Rambah dalam menjaga khatibmas, ditandai dengan penandatanaganan pada lembaran tututan Mahasiswa, baik BEM UPP (Kordinator massa) dan mewakili Kadinkes Rohul dr Bambang yakni Sekdinkes dr. Septian Asmariwati didampingi Desy Marlina dan Toni Heriyanto.
Peserta aksi bubar dengan damai setelah mendapat tanggapan aksi dari Dinkes Rohul. (fah).
Prabowo Panggil Rosan ke Kertanegara, Bahas Aset hingga Nasib BUMN
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga CEO Danantara Rosan Roeslani ke kediaman pribadinya di Kertanegara, Jakarta pada Minggu (21/6/2026) malam. 
Prabowo Pangkas 1.000 BUMN, Berhasil Konsolidasikan 258 Perusahaan
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian terhadap proses konsolidasi dan transformasi BUMN yang terus berlangsung. Sejauh ini, telah mengonsolidasikan 258 BUMN dalam pemangkasan 1.000
Menyemai Kemandirian UMKM Seroja Melalui Penguatan Kapasitas Budidaya Jamur
Pekanbaru - Mutmainah terlihat fokus mengamati instruktur yang begitu piawai merancang media tanam jamur tiram (baglog). Siang itu pertengahan Juni 2026, Mutmainah bersama sejumlah anggota kelom
Perkuat Layanan Kesehatan di Wilayah 3T, Wapres Dorong RSUD Perpetua J. Safanpo Naik Status Jadi Tipe C
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mendorong percepatan peningkatan status RSUD Perpetua J. Safanpo di Kabupaten Asmat, Papua Selatan, menjadi rumah sakit tipe C guna memperluas akses layanan k
Surat Cinta dari Pulau Terluar untuk Presiden: Siswi Ini Bersyukur Sekolah Kini Lebih Lengkap dan Dapat MBG
Sebuah cerita menyentuh datang dari ruang kelas sederhana di SD Negeri 077279 Siofabanua, Kabupaten Nias Utara, Sumatra Utara. Seorang anak perempuan berusia sembilan tahun bernama Nasya Losefa Zega,