Senin, 22 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Ibu dan Dua Anak Diduga Keracunan Susu MBG, Ini Kata Pengelola SPPG

Peristiwa,

Ibu dan Dua Anak Diduga Keracunan Susu MBG, Ini Kata Pengelola SPPG

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 22 Jun 2026 08:53
Jakarta - Satu keluarga yang terdiri dari seorang ibu dan dua anak di Kampung Pamoyanan, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi susu dari paket Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ketiga korban, yakni Resa (22), M (11), dan A (4), sempat dilarikan ke rumah sakit setelah mengeluhkan mual, muntah, pusing, dan diare.Produk susu kemasan tersebut didistribusikan oleh Dapur SPPG 2 Cidadap untuk kelompok sasaran ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Menanggapi insiden tersebut, perwakilan pengelola MBG dari mitra Dapur SPPG 2 Cidadap, Tedi Permana, mengatakan dugaan keracunan muncul akibat kesalahan cara konsumsi oleh penerima manfaat, bukan karena kualitas produk susu.

Berdasarkan pemeriksaan dokter pendamping, susu kemasan itu sempat diminum pada malam hari, tidak dihabiskan, lalu kembali dikonsumsi keesokan harinya. Padahal, susu tersebut seharusnya dihabiskan dalam waktu tiga hingga lima jam setelah kemasan dibuka.

"Kemungkinan besar itu salah cara meminumnya saja. Malam hari diminum sedikit, lalu paginya diminum kembali," ujar Tedi menirukan penjelasan dokter saat dikonfirmasi, Minggu (21/6/2026).

Tedi mengatakan, saat pihaknya bersama dokter mendatangi lokasi untuk mengecek kondisi korban, ketiganya sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit dalam kondisi membaik.Tanggung Jawab Pengelola
Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak pengelola tetap memberikan pendampingan medis serta bantuan penanganan kepada keluarga tersebut. Berdasarkan pemantauan aparat setempat, kondisi mereka kini berangsur pulih.

"Malam tadi Bhabinkamtibmas datang ke lapangan sekitar pukul 22.00 hingga 23.00 WIB untuk memastikan kondisi keluarga yang terindikasi tersebut. Ternyata situasi aman dan kondusif," kata Tedi.

Tedi juga memastikan seluruh susu yang didistribusikan telah melalui proses penyortiran oleh ahli gizi. Produk dengan segel yang mencurigakan langsung dikembalikan dan tidak dibagikan kepada masyarakat.

Ke depan, pihak Dapur SPPG 2 Cidadap berkomitmen memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai tata cara penyimpanan dan batas waktu konsumsi susu kemasan agar kejadian serupa tidak terulang.

Sementara itu, Camat Simpenan Supendi membenarkan adanya laporan dugaan keracunan tersebut. Berdasarkan informasi yang diterimanya, paket susu kemasan MBG itu didistribusikan kepada warga pada Kamis (18/6/2026).
 
Sumber: https://www.liputan6.com/regional/read/7894521/ibu-dan-dua-anak-diduga-keracunan-susu-mbg-ini-kata-pengelola-sppg

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.