Sabtu, 20 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Bandung Geger! Ibu dan Dua Anaknya Ditemukan Tewas di Kontrakan

Peristiwa,

Bandung Geger! Ibu dan Dua Anaknya Ditemukan Tewas di Kontrakan

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 05 Sep 2025 14:36
okezone.com
Warga Kampung Cae, Desa Kiangroke, Kecamatan Banjaran, digegerkan dengan penemuan tiga jenazah dalam sebuah rumah kontrakan pada Jumat (5/9/2025) dini hari.

Ketiga korban adalah seorang ibu, EN (34), serta dua anaknya, AA (9) dan AAP (11 bulan). Mereka ditemukan meninggal sekitar pukul 04.00 WIB oleh suami korban, YS, yang baru pulang kerja.

Kasatreskrim Polresta Bandung, Kompol Luthfi Olot Gigantara, menjelaskan kronologi penemuan tersebut. Saat suami korban pulang, ia mendapati pintu rumah terkunci dari dalam. Saat mengintip melalui ventilasi, ia melihat istrinya tergantung di kusen pintu kamar dan langsung berteriak histeris.

“Awalnya suami korban pulang namun mendapati pintu rumah terkunci dari dalam. Saat mengintip lewat ventilasi, dia melihat istrinya tergantung di kusen pintu kamar dan langsung berteriak histeris,” kata Luthfi.

Mendengar teriakan, warga langsung mendobrak pintu rumah. Setelah berhasil masuk, mereka menemukan kedua anak korban juga sudah tidak bernyawa dengan kondisi leher terjerat tali.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi memastikan pintu dan jendela rumah terkunci dari dalam.

“Korban perempuan ditemukan dalam posisi tergantung, sementara dua anaknya berada di ruang depan dan kamar. Keduanya ditemukan dengan tali yang masih menjerat leher. Tidak ada luka terbuka pada tubuh para korban,” ujar Luthfi.

Selain jenazah, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebuah ponsel dan secarik kertas berisi curahan hati korban kepada suaminya, yang ditempel di dinding ruang tengah.

“Surat tersebut kini kami amankan bersama barang bukti lainnya untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Ketiga jenazah telah dievakuasi ke RS Sartika Asih Bandung untuk pemeriksaan forensik. Polisi masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan bukti di TKP.


Korban Tinggalkan Surat Wasiat

Berikut surat wasiat yang di dapat dari lokasi kejadian :

Mamah, bapa, ema, bapa, teteh, dan aa, maafkan saya. Maafkan saya melakukan hal ini.

Saya sudah lelah lahir batin, saya sudah tidak kuat menjalani hidup seperti ini. Saya lelah hidup terus-terusan terlilit utang yang tidak ada habisnya, malah semakin hari semakin bertambah. Padahal, saya tidak tahu utang kepada siapa saja, berapa jumlahnya, atau utang dari mana…

Saya lelah punya suami yang selalu bohong, tidak ada kesadarannya sama sekali. Saya lelah terus-menerus disakiti hatinya, sudah jelas-jelas dikucilkan orang lain, diomongin, dibenci, padahal tidak merasa berbuat salah.
Punya suami malah terus-terusan berbohong dan berutang. SAYA SANGAT LELAH. Saya harap, jika saya dan anak-anak sudah meninggal, dia akan sadar. Jika tidak sadar pun tidak apa-apa, yang penting tidak menyengsarakan anak-anak saya.

Saya malu dan kasihan selalu menyusahkan kakak-kakak dan orang tua. Jika saya sudah tidak ada, saya tidak akan menyusahkan lagi.
Maafkan saya tidak bisa membalas budi kepada orang tua dan kakak-kakak.

Kepada: Aa Alif dan Dede Arlan
Aa Alif, Dede Arlan, maafkan mamah. Jalannya harus seperti ini, karena mamah sangat sayang. Daripada ditinggalkan oleh mamah, kasihan pada nenek…

Mamah lebih rela ke neraka daripada melihat Aa dan dede sengsara. Sebab, Aa dan dede belum punya dosa. Biar mamah saja yang menanggung dosanya ke neraka. Mamah tidak rela hidup terus-terusan susah.

Maafkan mamah tidak bisa memenuhi segala kebutuhan Aa dan dede. Maafkan mamah tidak bisa membahagiakan Aa dan dede.
Maafkan mamah, Aa tidak jadi menari ya. Maafkan mamah.
Aa dan dede, insya Allah kalian akan masuk surga.***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

Peristiwa
Berita Terkait
  • Sabtu, 20 Jun 2026 09:16

    Ditemukan Penyakit Bawaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

    JAKARTA " Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menjalani rawat inap di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (19/6/2026). Keduanya merupakan tersangka dalam kasus dugaan pe

  • Sabtu, 20 Jun 2026 09:11

    Penyidik KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar, Bawa Barang Bukti Tiga Koper

    Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah di Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Denpasar, Bali, pada Jumat (19/6). Penggeledahan tersebut dilakukan untuk pengemban

  • Sabtu, 20 Jun 2026 08:54

    3 TKW Dianiaya Majikan di Malaysia, 4 Orang Ditangkap

    Jakarta - Tiga Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Aceh diduga menjadi korban kekerasan oleh majikan di Johor Bahru, Malaysia. Kasus tersebut kini ditangani kepolisian M

  • Sabtu, 20 Jun 2026 08:51

    Kurir Ketakutan Usai Konsumsi Sabu, Tinggalkan Paket Narkoba 36 Kg di Bus

    Lampung - Aksi nekat dua kurir narkoba berujung petaka. Setelah diduga mengonsumsi sabu, keduanya justru dilanda ketakutan hingga meninggalkan paket sabu seberat 36 kilogram di dalam bus Antar Lintas

  • Sabtu, 20 Jun 2026 08:46

    Pengendali Keuangan Jaringan Narkoba Fredy Pratama Ditangkap

    Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menangkap Frans Antoni (FA), pengendali keuangan jaringan gembong narkoba Fredy Pratama. Frans kemudian dibawa ke Indonesia dan tiba di Gedun

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.