Jumat, 08 Mei 2026
Banjir Terjang Muratara, 5 Jembatan Gantung Putus dan Balita Tewas di Dua Kecamatan
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 08 Mei 2026 14:19
Sebanyak lima jembatan gantung putus dan seorang balita meninggal dalam banjir yang melanda dua kecamatan di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatra Selatan. Tim gabungan masih mengevakuasi warga terdampak untuk menghindari banjir semakin tinggi.
Banjir merendam sedikitnya 2.867 rumah warga di Kecamatan Karang Jaya dan Kecamatan Rupit. Wilayah terdampak di Kecamatan Karang Jaya meliputi Desa Lubuk Kumbung, Sukaraja, Muara Batang Empu, Rantau Telang, Tanjung Agung, Sukamenang, Muara Tiku, Terusan, Embacang, dan Kelurahan Karang Jaya.
Sementara di Kecamatan Rupit, banjir merendam Desa Tanjung Beringin, Noman, Noman Baru, Batu Gajah, Batu Gajah Baru, Maur Lama dan Maur Baru. Total korban yang terdampak sebanyak 11.468 jiwa.
Meluapnya Air Sungai
Kabid Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muratara Mugono mengungkapkan, banjir disebabkan meluapnya air sungai setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Kedalaman air di pemukiman cukup tinggi, bahkan lebih dari satu meter.
"Dua kecamatan dilanda banjir besar," ungkap Kabid Kesiapsiagaan BPBD Muratara Mugono, Jumat (8/5).
Sementara jembatan gantung yang putus diterjang banjir berada di Desa Tanjung Beringin, Terusan, Batu Gajah, dan Norman.
Jembatan itu sangat vital karena sebagai penghubung antar desa.
BPBD juga mengabarkan seorang anak berusia tiga tahun meninggal dalam musibah itu. Korban sedang bermain di air banjir saat kedua orangtuanya mengemasi barang-barang di rumah yang terendam banjir.
Korban Dibawa ke RSUD
Korban ditemukan warga sudah dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Rupit untuk pengurusan jenazah.
"Korban ditemukan tenggelam saat main air banjir,"(merdeka.com).
Sumber: https://www.merdeka.com/peristiwa/banjir-terjang-muratara-5-jembatan-gantung-putus-dan-balita-tewas-di-dua-kecamatan-570844-mvk.html?page=3
komentar Pembaca