Senin, 03 Agu 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Berupaya Kabur, WNI yang Disandera Abu Sayyaf di Filipina Tewas

Peristiwa

Berupaya Kabur, WNI yang Disandera Abu Sayyaf di Filipina Tewas

Sabtu, 06 Apr 2019 14:11
Detik.com
JAKARTA - Hariadin, warga negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok bersenjata di Filipina Selatan tewas. Hariadin tewas saat berupaya kabur dari penyanderaan.

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal mengatakan Hariadin tewas di perairan Pulau Simisa, Provinsi Sulu, Filipina Selatan, pada Jumat (5/4) pukul 18.00 waktu setempat.

"Hariadin meninggal akibat tenggelam di laut setelah terbebas dari penyanderaan," kata Lalu dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (6/4/2019).

Saat itu, Hariadin bersama WNI sandera lainnya, Heri Ardiansyah berusaha berenang ke Pulau Bangalao. Mereka hendak menghindari terkena serangan angkatan bersenjata Filipina terhadap penyandera sebagaimana dialami WN Malaysia yang terbebas sehari sebelumnya.

"Sementara itu, Heri Ardiansyah dapat diselamatkan," ujarnya.

Lalu menuturkan Pemerintah Indonesia menyampaikan dukacita mendalam kepada keluarga almarhum Hariadi. Kementerian Luar Negeri telah berkomunikasi dengan keluarga kedua WNI di Wakatobi, Sulawesi Tenggara dan di Sandakan, Malaysia, guna mengabarkan peristiwa tersebut.

"Hari ini Heri Ardiansyah dan jenazah Hariadin telah tiba di pangkalan militer Westmincom di Zamboanga City untuk diserahterimakan kepada wakil Pemerintah Indonesia. Selanjutnya Pemerintah Indonesia akan melakulan proses pemulangan ke Indonesia pada kesempatan pertama," tuturnya.

Sejak akhir Februari 2019, Lalu memaparkan, Divisi 11 Angkatan Bersenjata Filipina yang didukung oleh Tim BAIS TNI malakukan operasi pembebasan sandera dan terus memberikan tekanan kepada para penyandera. Dalam perkembangan terakhir, para penyandera terdesak di Pulau Simisa, Provinsi Sulu, Filipina Selatan.

Heri Ardiansyah dan Hariadin bersama seorang WN Malaysia, Jari Abdullah, diculik di Perairan Kinabatangan, Sandakan, Malaysia pada 5 Desember 2018. Ketiganya diculik oleh kelompok bersenjata di Flipina Selatan saat sedang bekerja di kapal penangkap ikan SN259/4/AF.

Sejak tahun 2016, lanjut Lalu, sebanyak 36 WNI disandera oleh kelompok bersenjata di Filipina Selatan. Dari jumlah tersebut, seluruhnya berhasil dibebaskan. Namun 1 orang sandera WNI meninggal dalam proses pembebasan tersebut.


Sumber; detik.com
Peristiwa
Berita Terkait
  • Senin, 03 Agu 2026 15:26

    Warga Diminta Unggah Warung Tramadol, Dedi Mulyadi Siapkan Hadiah

    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak masyarakat memerangi peredaran tramadol dan minuman keras ilegal dengan memanfaatkan media sosial.Ia menyebut akan menyiapkan hadiah bagi warga yang melaporka

  • Senin, 03 Agu 2026 15:25

    Pilot Penyelundup 25 Kg Ekstasi Ternyata Bawa Urine Bersih untuk Kelabui Petugas

    Seorang pilot berkewarganegaraan Malaysia berinisial MSO diduga menyiapkan skenario untuk mengelabui pemeriksaan, sebelum ia ditangkap di Bandara Internasional Soekarno-Hatta terkait penyelundupan pil

  • Senin, 03 Agu 2026 14:59

    Bupati Inhu Suntik Semangat Tiga Atlet Muaythai yang Wakili Riau di Kejurnas 2026

    INHU - Tiga atlet Muaythai terbaik asal Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu)â€"Nailul, Zaki, dan Bara resmi dipercaya untuk memperkuat kontingen Provinsi Riau dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Muay

  • Senin, 03 Agu 2026 14:55

    Ketua DPRD Pekanbaru Sambut Positif Pelantikan Zulhelmi Arifin sebagai Sekda Definitif

    PEKANBARU â€" Zulhelmi Arifin resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru definitif pada Senin (3/8/2026) sore di Kompleks Perkantoran Tenayan Raya.Pelantikan Zulhelmi Arifin, yang

  • Senin, 03 Agu 2026 14:52

    2 Pria di Pelalawan Terekam CCTV Masjid Saat Curi Motor Warga, Satu Ditangkap dan Satu Lagi Kabur

    PELALAWAN - Dua orang pria terekam CCTV masjid saat mencuri sepeda motor milik warga di Desa Terbangiang, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan, Sabtu (1/8/2026) lalu.Pelaku Pencurian Kenda

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki