Minggu, 21 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Bukan Diusir, Gajah Kelaparan Malah Disambut Ikhlas Warga Siak

Berita

Bukan Diusir, Gajah Kelaparan Malah Disambut Ikhlas Warga Siak

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 13 Feb 2026 09:44
(FotoGoriau.com)
SIAK SRI INDRAPURA â€" Sebuah video pendek menyentuh hati viral di media sosial. Bukan aksi pengusiran paksa atau konflik satwa yang kerap terjadi, melainkan momen damai ketika seorang warga Desa Minas Jaya, Kabupaten Siak, merelakan kebun pisangnya menjadi santapan kawanan gajah liar Sumatera.

Dalam rekaman yang diunggah akun TikTok @lusihastri, pemilik kebun terdengar tenang meski hewan bertubuh besar itu berada hanya beberapa meter dari rumahnya pada malam hari. Ia justru mengajak komunikasi kawanan gajah tersebut dengan nada lembut, seolah berbicara dengan tamu yang kelaparan.

"Pigi (pergi) ya, di hutan banyak makanannya yok, oke," ucap suara wanita dalam video yang kembali ramai dibahas, Kamis (12/2/2026).

Narasi dalam video itu semakin menggugah emosi warganet. Pemilik akun, Lusi, menuliskan pesan permintaan maaf kepada satwa dilindungi tersebut atas kerusakan habitat yang terjadi akibat ulah manusia.

"Gajahnya lapar, alhamdulillah ada sedikit pohon pisang di belakang rumah yang bisa mereka makan. Sehat-sehat ya gajah, maafkan manusia yang serakah itu ya," tulisnya.

Sikap Lusi yang memilih berdamai dengan keadaan ini mendapat sorotan khusus dari Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan. Jenderal bintang dua ini menilai tindakan tersebut adalah bukti nyata bahwa koeksistensi antara manusia dan satwa liar bisa terjalin tanpa kekerasan.

"Lusi tidak memilih untuk mengusir atau menyakiti, melainkan berbagi dengan makhluk ciptaan Tuhan yang sedang melintasi jalur habitat aslinya," kata Herry melalui akun Instagram resminya.

Menurut keterangan warga sekitar, kehadiran gajah di kawasan tersebut merupakan siklus alami. Kawanan gajah diketahui melintas setiap enam bulan atau satu tahun sekali sebagai bagian dari jalur jelajah (home range) mereka.

Sebagai respons atas kerugian materi yang dialami Lusi, personel Polsek Minas langsung mendatangi lokasi. Mereka melakukan aksi simpatik dengan menanam kembali pohon pisang di pekarangan Lusi sebagai simbol dukungan dan keberlanjutan ekosistem.(Grc)
Sumber: GoRiau.com

Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.