Akibat Keterlambatan Lelang
Bupati Kelabakan, Progress Pekerjaan Paket Jumbo di Inhil Minim
Laporan:Aditya Prahara
Jumat, 23 Sep 2016 14:05
TEMBILAHAN - Bagaikan senjata "Boomerang", akibat tidak adanya ketegasan dan komitmen yang kuat, Bupati Inhil, HM Wardan mulai kelabakan melihat minimnya progres pekerjaan pembangunan tahun 2016.
Terlebih khusus lagi terhadap 8 paket proyek besar dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Usai meninjau beberapa lokasi akhir pekan lalu, Wardan miris melihat progres yang ada dan meminta rekanan kontraktor pemenang tender untuk mensegerakan pekerjaan.
"Bupati kena senjata Boomerang, disebabkan kebijakan yang tidak tegas serta lemahnya komitmen, dia merasakan sendiri akibatnya, termasuk progress pekerjaan 8 paket jumbo, karena baru dilelang pada bulan Agustus, " ungkap Ketua LSM PERAN Inhil, Firmansyah, Jumat (23/09/16).
Jelas Firmansyah lagi, upaya bupati dan beberapa pihak yang mencoba mendesak rekanan dan dinas terkait untuk mensegerakan pekerjaan dinilai terlambat.
"Saat ini rekanan kontraktor pasti berpikir panjang untuk melanjutkan pekerjaan, sebab topografi Inhil yang sulit yang dipengaruhi pasang surut air laut serta masuknya musim hujan dan waktu yang tinggal 2 bulan akan menjadi pertimbangan utama, daripada melakukan pekerjaan beresiko, lebih baik tidak, " jelasnya.
Amburadulnya pekerjaan pembangunan saat ini, kata Firman merupakan cerminan kegagalan pengambil kebijakan, bulan salah pihak seperti rekanan kontraktor.
"Setahu saya, APBD Inhil 2016 sudah disahkan pada akhir tahun 2015 yang lalu, kenapa baru Agustus 2016 proses lelang dimulai, jadi jangan tekan dan salahkan rekanan, ini murni kesalahan eksekutif sebagai pelaksana anggaran," tukasnya.
Senada dengan Firmansyah, Ketua LSM Lembaga Penelitian Program Aset Daerah (LP2AD) juga mengesalkan lambannya pengerjaan terhadap 8 paket Jumbo tersebut.
"Hal ini setau saya berawal dari Insiden atas hilangnya 8 paket itu dilaman website LPSE Pemkab Inhil, dan itu cukup lama baru muncul kembali," ungkapnya
Sehingga, menurutnya lagi segala sesuatu yang berkaitan dengan Paket Jumbo tersebut mengalami keterlambatan, dan apa bila hal ini gagal dalam pelaksanaannya tentulah masyarakat yang dirugikan karena ulah pihak-pihak tertentu. (dit)
Peristiwa
One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung
JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci
Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat
PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad
KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun
JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum
Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026
JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,
Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau
PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani