Foto Bupati H. Sukiman, Anggota DPRD di Paripurna HUT Kabupaten Rokan Hulu ke 20.
ROKAN HULU - Di Hari Ulang Tahun Kabupaten Rokan Hulu ke 20, berbagai acara dan kegiatan hingga hiburan rakyat dilaksanakan, hingga Bupati H. Sukiman membacakan singkat capaian pembangunan yang sudah terlaksana, meski masih belum memuaskan, namun sudah terlaksana dari berbagai serba kekurangan.
Disampaikan, Bupati Rohul H Sukiman, di rapat paripurna DPRD Rohul dalam memperingati Hari Jadi ke 20 Kabupaten Rohul Tahun 2019, Sabtu, (12/10), saat ini merupakan hari istimewa bagi semua masyarakat Kabupaten Rohul, karena memperingati hari jadi daerah yang ke 20, dituangkan dalam suatu rapat paripurna antara pemerintah dan anggota dewan yang dihadiri Wakil Gubernur Riau serta para tokoh yang berjasa mendirikan Rohul.
"Momentum ini membuat kita bersama-sama merasakan kedamaian dan ketentraman terjadinya kekompakan di antara kita dengan suasana yang cukup kondusif," katanya.
Lanjutnya, Hari Jadi ini, kiranya saat yang paling tepat untuk memaknai yang secara filosofis, bermakna berupaya untuk menengok masa lalu sebagai sebuah mata rantai sejarah dan sebuah masa lalu adalah pondasi yang sangat bernilai sebagai referensi masa kini untuk masa depan
"Peringatan hari jadi juga kita jadikan sebagai sarana, mawas diri atau introspeksi diri, dengan demikian setiap perjalanan kehidupan ini selalu bermakna, karena mampu memberikan jawaban atas persoalan kekinian serta respon dengan tantangan kedepan," imbuhnya.
Lanjutnya, Hari Jadi ini, juga merupakan suatu upaya mendesain atau merancang sebuah formula sebagian masyarakat Rohul. "Kita wajib bersyukur dengan menjadikan hari kelahiran Rohul ini sebagai sebuah inspirasi dan motivasi untuk mengisi kembali setiap detik-detik perjuangan kehidupan daerah ini dengan karya dan prestasi," imbuhnya.
"Lalu kita bingkai, catatan perjalanan hari ini dan ke depan dengan kerja produktif demi meraih cita-cita dan harapan masa depan yang lebih baik begitu juga sebagai generasi penerus," ujarnya.
"Mari kita jadikan sejarah sebagai sebuah untaian peristiwa penuh makna dan hikmah lalu dan sejarah kehidupan pemerintahan dan pembangunan," bebernya
Selama ini bisa memetik pembelajaran bahwa setiap generasi kepemimpinan memiliki warna dan dinamika tersendiri sesuai arahan para pendahulu dan para pendiri serta tokoh yang berjasa terhadap berdirinya Kabupaten Rohul
"Dengan hormat kami menyampaikan terima kasih atas jasa dan pengabdian terbaik kepada daerah Kabupaten Rohul yang sama-sama kita cintai dan kita banggakan," paparnya.
Bila ditilik ke belakang perjalanan Rohul selama 20 tahun menjadi kabupaten, maka dapat tercatat beberapa peristiwa penting dan momentum untuk diingat, dijadikan sebagai bahan renungan dan evaluasi bagi semua gimana Pada kurun waktu 5 tahun pertama keberadaan Rohul.
Di samping dihadapkan pada berbagai permasalahan keterbatasan infrastruktur dan lain-lain, juga dihadapkan pada persoalan wilayahnya yang belum tuntas dan final dengan kabupaten induk Kabupaten Kampar, soal ini bukan saja menguras tenaga fikiran dan biaya.
Namun sampai kini belum dapat dilaksanakan pembangunan secara optimal, khususnya di Lima Desa "Alhamdulillah berbagai persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya. "Tapi khusus yang 5 Desa, hingga kini masih menjadi permasalahan yang belum dapat terselesaikan. Sekarang kita berada di 5 tahun ke empat tahun 2016-2021 yang mengarahkan pembangunan Kabupaten Rohul pada daerah pinggir dan daerah terisolir yang banyak berada di pedesaan mengingat sebelumnya kita fokus di daerah perkotaan dengan tetap melaksanakan penataan di daerah perkotaan," urainya.
Selain itu, sesuai usianya yang semakin remaja maka daerah ini memerlukan jati diri yang membedakannya dengan kabupaten lain yang ada seperti julukan Negeri Seribu Suluk yang telah ditetapkan secara resmi melalui peraturan daerah.
"Pada momentum yang sangat istimewa ini, izinkanlah saya sebagai pelaku aktif pelaksana pembangunan. Sekaligus yang dipercaya masyarakat menahkodai dan pengendali kabupaten yang kini kita cintai menyampaikan beberapa program dan kegiatan secara umum yang telah dilaksanakan dan akan dilaksanakan dalam mewarnai dan membentuk kabupaten ini, menjadi suatu kabupaten yang bermarwah sesuai dengan visimisi Kabupaten Rohul sekarang yaitu bertekad mewujudkan Kabupaten 'Sejahtera Desa Menata Kota', " tuturnya.
Maka pencapaian visi tersebut baik bidang ekonomi kerakyatan pendidikan infrastruktur kesehatan dengan landasan kehidupan agama dan budaya diarahkan pada porsi yang lebih besar ke daerah pedesaan. Hal tersebut mengingat kondisi desa yang ada di mana secara umum, masih serba terbatasnya sarana dan prasarana serta infrastruktur yang ada.
Maka di samping memerlukan penetapan prioritas juga memerlukan skala berdasarkan desakan dan kebutuhan masyarakat berdasarkan pertimbangan tersebut.
Kemudian, kebutuhan mendesak dan ujian yang harus dilaksanakan pada periode pertama adalah pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan serta sarana penunjang lainnya.
"Dapat kami sampaikan selama 2 tahun terakhir 2017-2018 di bidang infrastruktur jalan telah terjadi peningkatan di mana tahun 2019 ini telah terbangun jalan sepanjang 102, 47 KM peningkatan jalan dari kerikil ke aspal yang diutamakan ke daerah pedesaan telah terbangun 203, 43 KM untuk jembatan juga dibangun sebanyak 18 unit dan untuk pemeliharaan jembatan sepanjang 445 kilometer gorong-gorong juga dibangun sebanyak 85 unit," ungkapnya.
Khususnya untuk pembukaan akses jalan dan jembatan Sentral yang menghubungkan antara desa dan Kecamatan serta antara kecamatan dengan Kabupaten untuk kelancaran dan potensi produksi hasil usaha masyarakat selain itu pembangunan jalan ditujukan kepada desa dan masyarakat yang terletak jauh dan berada di pinggiran serta bagian terluar dari Kabupaten Rokan Hulu bahkan ada yang tergolong terisolir sulit terjangkau.
Tidak kalah, pentingnya di bidang lain seperti kesehatan, Puskesmas saat ini tengah berjumlah 22 Puskesmas yang hampir seluruhnya sudah terakreditasi untuk Posyandu berjumlah 603 dan pustu sebanyak 128 yang tersebar di seluruh pelosok Rohul dan siap memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Sedangkan untuk bidang pendidikan Rokan Hulu juga telah berjuang baik untuk pelayanan dan juga jumlahnya untuk TK sebanyak 261 sekolah SD sebanyak 364 sekolah SMP sebanyak 130 sekolah dan 3 SMK dan SMA sebanyak 36 sekolah dan ini untuk peningkatan pendidikan pemerintah mengalokasikan anggaran APBD Rokan Hulu lebih sampai 20% sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku
"Dapat kami sampaikan sebagai salah satu indikator keberhasilan Kabupaten Rohul. Dalam melaksanakan pembangunan pada tahun 2017, 2018, 2019 beberapa apresiasi dan penghargaan telah kita peroleh baik di tingkat provinsi maupun tingkat nasional," katanya.
Beberapa di antaranya kita lain pada tahun 2011 antara lain adalah penghargaan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia atas Keberhasilan menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2017 dengan standar tertinggi.
Kemudian, penghargaan terhadap penilaian opini wajar tanpa pengecualian, Terbaik 1 perencanaan pembangunan daerah Provinsi Riau pada tahun 2018, Penganugerahan penghargaan Desa sadar jaminan sosial Ketenagakerjaan tingkat nasional peringkat ke-3 nasional tahun 2018
Kemudian, Pembangunan Daerah Provinsi Riau tahun 2018 sebagai pelengkap terbaik kategori Kabupaten tahun 2018 PAUD tahun 2018 dari Kementerian PAUD dikmas Provinsi Riau pada tahun 2018, penghargaan Invesment Awards nominasi penyelenggara Pelayanan Terpadu Satu Pintu PTSP Kabupaten terbaik tahun 2018 dari Kepala Badan Penanaman Modal Republik Indonesia
Kemudian tahun 2019 penghargaan penghargaan tulus ikhlas atas partisipasi dan dukungan terhadap pelaksanaan peringatan Hari Pers Nasional 2019 tingkat provinsi Riau, Penghargaan dari Kementerian Agraria dan tata ruang Badan Pertanahan Nasional provinsi Riau tahun 2019, penghargaan penetapan dan penegasan batas desa terbaik tingkat nasional tahun 2019 dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dan Penetapan karya budaya benda Indonesia berupa karya tari dari Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.
"Saat ini kami mengajak dengan momen hari jadi Rohul ke 20 ini, kita bertekad untuk melaksanakan sinergi bersama bergandeng tangan untuk mengisi pembangunan Kabupaten Rohul. Memang secara kodrati perbedaan baik suku ras agama dan kebudayaan sampai pendapat dan cara pandang, namun untuk Rohul perbedaan yang ada hendaknya bukan menjadi penghalang dan penghambat untuk kita banyak berbuat jujur, hendaknya keragaman yang ada dapat kita jadikan sebagai suatu kekuatan yang besar," imbuhnya.
"Sekaligus memperkaya warna, sehingga hasilnya akan lebih indah sebagai ilustrasi bagi kita di dalam konsep membangun Rohul, dapat kita mengambil contoh dari pelaksanaan pembangunan secara nasional yang memandang seseorang berdasarkan hasil karya yang dibuatnya, bukan kepada sosok pribadi dan asal usul dari seseorang," ungkapnya.
"Sehingga orientasi penilaian kita hendaknya lebih kepada hasil yang diperoleh, bukan kepada siapa yang menghasilkan, dalam konteks kehidupan dan peradaban Melayu yang selalu menjadi pedoman adalah dimana bumi dipijak disitulah langit dijunjung, berkaitan dengan itu melalui kesempatan yang baik ini kembali saya tegaskan untuk Kabupaten Rohul dan siap berjuang mengorbankan tenaga pikiran dan kemampuan agar gairah dan masa kini dapat meningkatkan kesejahteraannya masyarakat," pungkasnya.
Yang mana, Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Rohul dari Partai Gerindra, Novliwanda Ade Putra ST, di dampingi Wakil Ketua DPRD dari Partai PAN Syahril Topan, ST Wakil Ketua dari Partai PDIP Hardi Candra dan Sekretaris Dewan, Budhia Kasino bersama tamu kehormatan Wakil Gubernur Riau H.Edi Natar Nasution S.Ip, Bupati H. Sukiman hadir para pendiri Rokan Hulu dan undangan lainnya dan sebelumnya sudah dilaksanakan upacara di halaman kantor Bupati setempat. (Fah).
Peristiwa