Senin, 04 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Demo Mahasiswa Rektor UPP Berlanjut, Polsek Rambah Hilir Amankan Situasi Hingga Kondusif

Peristiwa

Demo Mahasiswa Rektor UPP Berlanjut, Polsek Rambah Hilir Amankan Situasi Hingga Kondusif

Laporan:Fahrin Waruwu
Selasa, 27 Sep 2016 15:16
Fahrin Waruwu
Saat Kapolsek Rambah Hilir dan personilnya sampaikan Arahan kepada Mahasiswa dan mahasiswi UPP Rohul laksanakan aksi depan Kampusnya dan saat Rektor UPP Prof Dr Felixatra sampai dikampus Selasa, (27/9/2016)

ROKANHULU - Demo mahasiswa dan mahasiswi Universitas Pasir Pengaraian (UPP) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) berlanjut hingga Selasa (27/9/2016).

Dalam kesempatan itu Kapolsek Rambah Hilir IPTU Tri Hidayat bersama anggotanya dan personil Polres Rohul langsung melakukan pengamanan situasi agar situasi tetap kondusif, karena sebelumnya para mahasiswa sempat melakukan Pembakaran satu buah ban berkas di halamaman Kampus tersebut.

"Kita pastikan situasi aman dan Kondusif, dan berharap kepada adek-adek mahasiswa, tidak melaksanakan aksi yang merugikan diri sendiri, sampaikan asipirasinya dengan santun," ungkap Kapolsek Rambah Hilir AKP Tri Hidayat disela-sela aksi mahasiswa tersebut. Dan mahasiswa langsung mematikan api ban yang dibakar tersebut atas perintah Kapolsek Rambah Hilir.

Terlihat Rektor UPP Prof. Dr Felixatra  bersama satu Dosen lainnya memasuki Universitas UPP dan mengajak perwakilan mahasiswa untuk menyampaikan asipirasinya di aula kampus itu sekaligus mediasi.

Untuk diketahui, aksi mahasiswa ini merupakan bentuk kekecewaan mereka terhadap Rektor UPP yang tidak transparan dalam berbagai anggaran yang dikuncurkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Rohul selama ini.

Dalam orasinya salah satu koordinator Aksi Iwansyah Tambusai didampingi Alfa Syahputra yang diiakan ratusan mahasiswa lainnya, menyuarakan minta dan mendesak mundur Rektor UPP, karena dinilai tidak transparansi dalam pelaksanaannya selama ini.

Tidak itu saja, kurangnya dukungan yang serius untuk kegiatan mahasiswa sarana dan prasarana kampus yang tidak memadai seperti, WC, kipas ruangan mahasiswa dan sarana penunjang lainnya dan terakhir pengkajian ulang kegiatan industri yang dilaksanakan diluar daerah.

"Dana yang tidak transparan ,sarana prasarana tidak memadai , perlunya kaji ulang  kunjungan industri, Rektor Silahkan turun dari jabatannya,"teriak mahasiswa dan mahasiswi UPP lainnya

Sebelumnya, Rektor Universitas Pasirpengaraian Kabupaten Rokan Hulu Prof. Dr Felixatra saat dikonfirmasi melalui selulernya mengatakan, dirinya sedang Dinas Luar daerah, namun telah mengetahui aksi yang dilaksanakan mahasiswa dan mahasiswinya tersebut.

"Kita lihat saja kedepan, karena saya sudah melakukan yang terbaik untuk meningkatkan berbagai kompetensi tenaga pengajar atau dosennya termasuk penambahan kejuruan mata kuliah para mahasiswa dan mahasiswi," katanya.

Saat awak media ini tanyakan terkait tidak transparansi dalam Penggunaan Dana di Kampus  Dana Hibah APBD Rohul, baik operasional dan beasiswa, jawabnya, tidak ada yang di sembunyikan dalam penggunaan dana tersebut.

"Selalu kita terbuka, untuk tahun 2015 dana operasional senilai Rp 2.5 M, untuk beasiswa 7 orang dosen senilai Rp 2.7 M, itu dana hibah dari APBD Rohul dan di Tahun 2016 ini kita masih belum terima," akuinya.

Dijelaskannya, tahun lalu yang dapat Rp 2.7 milyar dana pemda. Untuk program S3 dosennya ke unisel atas nama khairul fahmi, Rise kamila, Arma yuliza, Yose rizal, Arafiqurrahman Fahrizal.

Selain itu, lanjutnya, Mahasiswa UPP merupakan mahasiswa yang meraih dana Program Kreatifitas Mahasiswa PKM terbanyak di kopertis wilayah X.

Mahasiswa upp 2 kali ikut pimnas dan satu-satunya PTS dari kopertis x yang ikut diundang.dan di lopertid wilayah 10. Tahun 2015 dan 2016.

Dirinya juga menilai aksi mahasiswanya itu, diduga dimanfaatkan oleh oknum yang tidak suka akan kemajuan UPP saat ini.

Tentang masa jabatan Rektoratnya dibenarkannya berakhir 30 September 2016, saat ditanya apa mencalon lagi, dirinya tidak berkomentar. (fah)

Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:32

    One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung

    JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:42

    Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat

    PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:00

    KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun

    JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:55

    Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026

    JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:23

    Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau

    PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.