Di Jalan Bantan Bengkalis Nyaris Tak Ada Warga Kibarkan Merah Putih
Laporan : Supriyanto
Senin, 17 Agu 2015 23:37
BENGKALIS-Memperingati HUT kemerdekaan RI ke 70 tahun 2015,
disepanjang jalan Bantan desa Senggoro kecamatan Bengkalis, hanya
beberapa rumah yang mengibarkan sang saka merah putih. Padahal jalan
Bantan sendiri merupakan jalan utama dari pusat kota Bengkalis menuju
kecamatan Bantan dan ramai penduduk.
Pantauan langsung pada Senin (17/08/2015) mulai dari ujung jalan
Bantan dari arah jalan Antara/jalan Antara sampai ke jalan Bantan
dipersimpangan menuju jalan Lembaga hanya beberapa rumah yang memasang
bendera merah putih di halaman rumah. Malahan disekitar perkampungan
warga jalan Bantan dari arah kota hanya ada satu rumah mengibarkan
sang saka merah putih, itupun kedai kelontong milik warga Tionghoa.
Tidak diketahui secara pasti kenapa warga di jalan Bantan yang
notabene tidak berada jauh dari pusat kota, berdekatan dengan kantor
pemerintahan dan penegak hukum, seperti Kantor DPRD bengkalis,
Mapolres, Kantor Kejaksaan Negeri, Markas Kodim Bengkalis, Lembaga
Permasyarakatan dan belasan kantor SKPD, warga seperti enggan
mengibarkan bendera merah putih tahun ini.
Terlebih lagi, dari jalan Bantan terdapat belasan jalan kecil atau
gang yang dipadati perumahan warga, nyaris tidak ada masyarakat yang
mengibarkan bendera merah putih seperti biasanya. Kalangan masyarakat
dan pemuda di jalan Bantan tampaknya lebih focus pada acara perayaan
17 Agustus, dengan melaksanakan kegiatan untuk masyarakat dan
anak-anak, seperti panjat batang pinang, tarik tambang, pacu karung
dan lainnya.
"Setiap tujuh belas Agustus, kita pemuda di jalan Bantan desa
Senggoro ini selalu melaksanakan kegiatan untuk seluruh lapisan
masyarakat, khususnya kegiatan yang bersifat tradisional. Ada pacu
karung, panjat batang pinang, tarik tambang, sepakbola dan berbagai
kegiatan lainnya,"uncap Rudi Rahmad, salah seorang pemuda jalan
Bantan, kemarin.
Ditanya kenapa banyak warga yang tidak mengibarkan bendera merah
putih di halaman rumah mereka, Rudi mengaku tidak tahu. Ia juga merasa
heran, kenapa mayoritas rumah tidak menaikan bendera merah putih dalam
rangka memperingati HUT kemerdekaan RI kali ini. Anehnya ada beberapa
rumah memasang umbul-umbul yang justru buakn bendera merah putih
didepan pintu masuk rumahnya.
"Mungkin saja warga lupa atau memang tidak mau memasang sang saka
merah putih di rumah mereka. Kita tidak tahu apa yang menjadi
asalannya,"tambah Rudi.
Mungkin saja, sebahagian besar warga di jalan Bantan lebih mengambil
hikmah dari pada arti kemerdekaan yang sesungguhnya. Karena perayaan
atau peringatan kemerdekaan bukan hanya sebatas acara seremonial
upacara bendera atau tabur bunga. Tetapi bagaimana mengisi kemerdekaan
itu sendiri dengan mengamalkan nilai-nilai luhur serta cita-cita
perjuangan kemerdekaan, yang sudah semakin menurun sekarang
ini.(sup)
Peristiwa
Dasco Pimpin Langsung Raker Bersama Pemerintah Bahas RUU PPRT
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memimpin secara langsung rapat kerja (Raker) yang digelar Badan Legislasi (Baleg) DPR, bersama pemerintah dalam rangka membahas rancangan Undang-
DPR Usul Program MBG Masuk dalam Undang-Undang
JAKARTA â€" Wacana penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan peran Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mencuat di tengah dinamika kebijakan publik nasional. Program tersebut dinilai perlu di
Longsor TPST Bantargebang Tewaskan 7 Orang, Eks Kadis LH DKI Ditetapkan Tersangka
JAKARTA â€" Aparat penegak hukum lingkungan menetapkan mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, berinisial AK sebagai tersangka dalam perkara pengelolaan TPST Bantargebang.Insid
Bahlil Ancam Rumahkan ASN yang Hambat Investasi Sektor Energi
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah mempercepat realisasi investasi di sektor energi. Ia bahkan mengancam akan 'merumahkan
Ketahanan Pangan dan Energi, RI Siapkan Hilirisasi Ubi Kayu
JAKARTA - Program pengembangan dan hilirisasi komoditas ubi kayu dipersiapkan. Hal ini untuk mendukung agenda pemerintah yaitu program ketahanan pangan dan energi nasional. Progra