Minggu, 21 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Diduga Api Tungku Lupa Dimatikan, Rumah Makan Tahu Sumedang di Garut Terbakar

Diduga Api Tungku Lupa Dimatikan, Rumah Makan Tahu Sumedang di Garut Terbakar

Admin
Senin, 08 Agu 2022 11:47
merdeka.com

Diduga akibat kelalaian seseorang yang lupa mematikan salah satu tungku penggorengan, sebuah rumah makan tahu Sumedang yang berada di Limbangan, Garut Jawa Barat, Minggu (7/8) malam hangus terbakar. Kerugian akibat peristiwa kebakaran tersebut mencapai ratusan juta rupiah.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut, Eded Nugraha mengatakan bahwa peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 23.00 WIB.

"Lokasi kebakaran berada di pinggir jalan Nasional, wilayah Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut," kata Eded, Senin (8/8).

Ia menjelaskan bahwa peristiwa kebakaran tersebut diduga akibat lupa dimatikannya salah satu tungku penggorengan tahu. Akibatnya, api kemudian membesar dan membakar perlahan bangunan seluas 40 x 20 meter persegi itu.

"Bangunan rumah makan diketahui terbuat dari kayu sehingga menjadikan api mudah merambat dan menghanguskan seluruh ruangan. Kami menerjunkan lima mobil pemadam kebakaran dibantu UPT Damkar terdekat, dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.00 WIB," jelas Eded.

Akibat kebakaran tersebut, rumah makan tersebut habis dilalap api. Walau begitu, ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu, namun kerugian mencapai Rp700 juta.

Sementara itu, Kapolsek Limbangan AKBP Uus Susilo menyebut bahwa pihaknya langsung melakukan penyelidikan dalam peristiwa kebakaran itu.

"Dipastikan tidak ada korban jiwa, karena saat kejadian kebakaran posisi rumah makan sedang tutup, tidak ada pelanggan," sebutnya.

Rumah makan itu, dikatakan Uus, diketahui milik Zarkasih (65), warga Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Kebakaran itu menghanguskan bangunan yang berbahan kayu dan bambu itu.

Adapun hasil penyelidikan sementara dan keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, diduga kebakaran dipicu dari tungku penggorengan. Walau begitu, pihaknya terus mendalami dugaan adanya unsur kesengajaan.

"Kami belum menemukan adanya mengarah ke sana (disengaja). Kami masih melakukan penyelidikan," ungkapnya.

Sumber: merdeka.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.