Senin, 22 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Diduga Masalah Ekonomi, Pria di Rokan IV Koto Akhiri Hidupnya di Kebun Karet

Diduga Masalah Ekonomi, Pria di Rokan IV Koto Akhiri Hidupnya di Kebun Karet

Laporan : Fahrin Waruwu
Rabu, 31 Jan 2018 15:11
Fahrin Waruwu
Korban saat masih di lokasi ditemukan
ROKANHULU - Seorang pria bernama Adi Putra kelahiran Lubuk Bendahara (39) ditemukan tak bernyawa tergantung di kebun karet di Desa Alahan Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Riau sekitar jam 16.30 wib.

Korban ini ditemukan oleh Yusral Elhayati yang merupakan istri korban dan Khaidir yang merupakan orang tuanya Selasa (30/10/18) sekitar jam 16.30 wib.

Seperti hari-hari biasanya sekitar jam 07.15 wib Adi Putra berangkat menderes karet dikebunnya di desa Alahan yang berjarak lebih kurang 1 Km dari rumahnya dan dihari itu korban tidak seperti biasanya sampai jam 16.00 wib namun korban pun belum kembali ke rumah.

Karena merasa curiga Yusral Elhayati (istri korban) bersama Khaidir (orang tuanya) pergi ke kebun karet untuk mencari keberadaan suaminya, namun alangkah terkejutnya sang istri melihat suaminya Adi Putra tergantung di pohon karet tak bernyawa di kebun miliknya dengan lidah terjulur.

Kemudian isrti korban minta tolong kepada saudara Trisno untuk memotong tali yang menjerat leher korban dan menurunkan jenazah dari pohon dengan dibantu Khaidir dan meletakkan jenazah di atas tanah sambil mengamati adakah tanda luka atau bekas kekerasan, selanjutnya jenazah dibawa pulang ke rumah.

Mendengar laporan bahwa ada penemuan mayat gantung diri, Kapolsek Rokan IV Koto AKP INAFRI bersama dengan anggotanya meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi dan mengumpulkan barang bukti untuk dilakukannya Visum dan otopsi.

Namun istri korban menolak untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah dan membuat pernyataan penolakan otopsi.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Yusup Rahmanto SIK,MH melalui Paur Humas Ipda Nanang Pujiono, SH saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini.

"Pihak keluarga merelakan kematian Korban dengan cara gantung diri dikarenakan faktor ekonomi dan permasalahan hutang," pungkasnya. (fah)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Senin, 22 Jun 2026 16:29

    Jadwal Bola Malam Ini 22-23 Juni 2026: Argentina, Prancis, dan Senegal

    Jadwal bola malam ini, Senin (22/6/2026) hingga Selasa (23/6/2026) pagi WIB, menyajikan sejumlah pertandingan menarik pada lanjutan fase grup Piala Dunia 2026. Sejumlah tim unggulan dunia akan kembali

  • Senin, 22 Jun 2026 16:26

    Dahlan Iskan Tantang Bahlil Cabut Izin Tambang Batu Bara Pelanggar DMO

    JAKARTA - Ancaman pemadaman bergilir di Indonesia akibat menipisnya stok batu bara untuk pembangkit listrik mendapat sorotan tajam. Mantan Direktur Utama (Dirut) PLN sekaligus Menteri BUMN era SBY Dah

  • Senin, 22 Jun 2026 16:18

    Dedi Mulyadi Angkat Suara soal Pemadaman Listrik di Jabar: Bisa Menganggu Industri dan Produknya Gagal

    Sejumlah wilayah di Jawa Barat termasuk Bandung Raya mengalami pemadaman listrik PLN. Banyak warga yang mengeluh akibat pemadaman tersebut, karena telah menganggu aktivitas.Gubernur Jabar, Dedi Mulyad

  • Senin, 22 Jun 2026 15:36

    Aliansi Masyarakat Jakarta Gelar Aksi di Patung Kuda, Dukung MBG Dilanjutkan

    Jakarta-Massa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Jakarta menggelar unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap keb

  • Senin, 22 Jun 2026 15:32

    Terpilih ke Istana Negara, Rizqy dan Arifa Jadi Wakil Riau di Paskibraka Nasional 2026

    PEKANBARU â€" Kabar membanggakan datang dari Provinsi Riau.Setelah melalui rangkaian seleksi dan verifikasi tingkat pusat yang berlangsung di Jakarta, dua pelajar terbaik Riau resmi terpilih sebagai C

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.