Diduga Prustrasi, Penderita Paru - Paru Tewas Gantung Diri di Bagan Batu
laporan : Hendra Dedi Syahbudi
Rabu, 19 Agu 2015 16:09
Berdasarkan data yang berhasil dirangkum spiritriau.com Rabu 19/8 dilokasi kejadian dan mapolsek Bagan Sinembah menyebutkan bahwa Doni ditemukan teman kerjanya pada Selasa 18/8 pagi sekira pukul 09.00 wib di kamar korban.
Pagi itu, saksi yang merupakan teman kerja Doni, seperti biasa Azizah hendak menghantarkan segelas teh masih kepada Doni, saat saksi membuka pintu kamarnya yang memang dalam keadaan tidak terkunci itu awalnya kecarian, sebab saat itu saksi tidak melihatnya di tempat tidur.
Namun saat itu saksi terkejut melihat sepasang kaki tergantung persis didekat lemari Doni. " Begitu saya lihat kakinya, saya langsung teriak mintak tolong," terang Azizah kepada spiritriau.com dilokasi.
Mendengar teriakan Azizah, warga sekitar pun berhamburan mendatangi kediaman Azizah dan Doni yang merupakan warung tuak itu. Saat itu juga, pemilik warung tuak tersebut, Benget Siahaan datang melihat dan melaporkan kepada RT setempat.
Tidak lama berselang, petugas kepolisian yang mendapat laporan langsung menuju tempat kejadian bersama tim medis dan ambulance Puskesmas Bagan Batu.
Selanjutnya, Doni dibawa tim medis kepuskesmas untuk kepentingan visum menggunakan ambulance.
Benget Siahaan yang merupakan pemilik warung tuak itu menjelaskan bahwa Doni merupakan orang kepercayaannya untuk mengurus dan menjalankan warung tuak miliknya itu, dan korban juga dalam keadaan sakit keras, sehingga kuat dugaan kalau dirinya depresi karena tidak kunjung sembuh.
" Yang jelas kalau diajak berobat dia selalu menolak, kalaupun mau itu karena kita paksa, dan obatnya pun dia tak pernah mau meminumnya," kata benget dan menambahkan kalau Doni beberapa bulan yang lalu juga pernah melakukan percobaan gantung diri, namun keburu ketahuan sehingga aksi nekatnya berhasil digagalkan.
Terpisah, kepala Puskesmas Bagan Batu, dr Josafat usai melakukan visum mengatakan bahwa pada tubuh korban tidak ditemukan tanda tanda kekerasan, dan korban juga mengeluarkan kotoran serta sperma.
" Tanda - tanda gantung diri itu ada, dan korban juga merupakan pasien rutin kita sebagai penderita paru - paru, dan kondisi penyakitnya memang cukup parah," jelas Josafat.
Kapolres Rokan Hilir, AKBP Subiantoro SH SIK yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Bagan Sinembah Kompol Dody Harza Kusumah SH SIK MSi didampingi Kanit Reskrim, AKP Eduard Pardosi membenarkan atas kejadian tersebut. " Beberapa saksi sudah kita mintai keterangan, dan korban gantung diri menggunaan kain sepray warna putih dikamarnya sendiri, saat ini korban sudah diserahkan kepada pemilik warung tersebut untuk dimakamkan secara layak," pungkas Eduard. (Ded)
Peristiwa
Dasco Pimpin Langsung Raker Bersama Pemerintah Bahas RUU PPRT
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memimpin secara langsung rapat kerja (Raker) yang digelar Badan Legislasi (Baleg) DPR, bersama pemerintah dalam rangka membahas rancangan Undang-
DPR Usul Program MBG Masuk dalam Undang-Undang
JAKARTA â€" Wacana penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan peran Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mencuat di tengah dinamika kebijakan publik nasional. Program tersebut dinilai perlu di
Longsor TPST Bantargebang Tewaskan 7 Orang, Eks Kadis LH DKI Ditetapkan Tersangka
JAKARTA â€" Aparat penegak hukum lingkungan menetapkan mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, berinisial AK sebagai tersangka dalam perkara pengelolaan TPST Bantargebang.Insid
Bahlil Ancam Rumahkan ASN yang Hambat Investasi Sektor Energi
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah mempercepat realisasi investasi di sektor energi. Ia bahkan mengancam akan 'merumahkan
Ketahanan Pangan dan Energi, RI Siapkan Hilirisasi Ubi Kayu
JAKARTA - Program pengembangan dan hilirisasi komoditas ubi kayu dipersiapkan. Hal ini untuk mendukung agenda pemerintah yaitu program ketahanan pangan dan energi nasional. Progra