Selasa, 21 Apr 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Dukung Polri TNI Atasi Karhutla di Rohul, Bupati Sukiman Minta Camat Melakukan Sosialiasi

Dukung Polri TNI Atasi Karhutla di Rohul, Bupati Sukiman Minta Camat Melakukan Sosialiasi

Laporan : Fahrin Wawuru
admin
Jumat, 14 Feb 2020 08:45
Fahrin
Foto Bupati Rokan Hulu H.Sukiman,Kepala Bappeda Nifzar, SP MIP dan Kepala Inspektorat H. Helfiskar, SH MH saat menerima penghargaan SAKIP dari Kemen PAN RB RI Predikat Nilai B Tahun 2019
ROKAN HULU - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab-Rohul) sangat mendukung komitmen dan upaya yang terus dilakukan oleh pihak Kepolisian di jajaran Polres Rokan Hulu dan TNI, dalam melaksanakan apel kesiap siagaan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di daerah tersebut.

Pada giat itu, dilaksanakan deklarasi, penandatanganan kesepakatan pencegahan dan penanggulangan Karhutla serta simulasi penanggulangan Karhutla di wilayah kecamatan se Rohul bersama Upika dan masyarakat setempat. 

Dengan harapan kedepan ditahun 2020 ini, Rokan Hulu salah satu kabupaten di Riau, zero titik api atau tidak ada terjadinya Karhutla. 

‘’Pemerintah daerah bersama TNI,Polri berupaya mencegah dan mengurangi resiko dampak dari terjadinya Karhutla di 16 kecamatan se Rohul. Untuk mencegah terjadinya Karhutla.

Di wilayah Rohul, tidak saja menjadi tugas pemerintah melainkan menjadi tugas dan tanggungjawab bersama,’’ ungkap Bupati Rohul H Sukiman, Rabu (12/2), usai mengikuti Rapat Koordinasi Karhutla tingkat Provinsi Riau di Pekanbaru yang dihadiri Kapolri dan Panglima TNI.

Dia berharap agar masyarakat bisa memahami dan tumbuh kesadaran, bagi yang membuka lahan pertanian maupun perkebunan, dengan tidak cara membakar. Sehingga Kabupaten Rohul terhindar dari Karhutla.

‘’Upaya yang harus lakukan dalam mencegah terjadinya karhutla, salah satunya memberikan pemahaman kepada masyarakat yang membuka lahan ataupun menebang pohon, tidak dengan cara dibakar. Pengendalian Karhutla merupakan tanggung jawab bersama, dan perlu peran semua pihak agar Karhutla dapat diatasi sedini mungkin,’’ katanya
        
Tak hanya Karhutla, menurutnya, pemerintah daerah bersama masyarakat harus bersama-sama melakukan penanggulangan dan dampak resiko dari musibah bencana alam.
        
Menurutnya, Rokan Hulu salah satu kabupaten di Provinsi Riau yang
setiap tahunnya, sangat minim titik api Karhutla.Tentunya Karlahut kapan saja bisa terjadi, karena ada unsure kelalaian, dan disengaja. Maka itu, perlu diberikan pemahaman kepada masyarakat terkait bahaya dan dampak karhutla, melalui sosialisasi oleh Pemerintah Desa dan Kecamatan se Rohul.

‘’Tak hanya pihak kepolisian dan TNI saja yang pro aktif melakukan sosialisasi Pencegahan dan penanggulangan Karhutla, tapi saya minta Camat dan Kades se Rohul ikut peran aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat dampak Karhutla,’’ jelasnya
        
Dia meminta camat, kepala desa, aparat kepolisian, TNI dan BPBD
Rohul, untuk dapat melakukan koordinasi dan kerjasama yang baik, dan bersama-sama memberikan pemahaman kepada masyarakat, jika membuka lahan pertanian dan perkebunan agar tidak melakukan dengan cara
dibakar.

"’Dalam pencegahan Karhutla, Polri dan TNI serta pemerintah daerah
memiliki komitmen yang tinggi selama ini. Bagaimana Rohul tidak ada karhutla. Dari sekarang perlu diberikan pemahaman kepada masyarakat terhadap pencegahan terjadinya Karlahut melalui kegiatan sosialisasi ditengah masyarakat,’’ pungkasnya. (Fah/Hms/Pemkab-Rohul).



komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.