Minggu, 21 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Fasilitas Minim Privasi, Pengungsian Aceh Utara Rawan Pelecehan Seksual

Peristiwa

Fasilitas Minim Privasi, Pengungsian Aceh Utara Rawan Pelecehan Seksual

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 13 Feb 2026 09:15
(FotoGoriau.com)
ACEH UTARA â€" Ironi penanganan pascabencana terjadi di Kecamatan Langkahan. Alih-alih menjamin keamanan, kondisi infrastruktur pengungsian yang buruk justru membuka celah bagi terjadinya kejahatan terhadap perempuan dan anak.

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Aceh mencatat adanya tujuh kasus Kekerasan Berbasis Gender (KBG) yang terjadi di lokasi tersebut. Kasus ini meliputi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) hingga pelecehan seksual yang dialami para pengungsi.

Koordinator KontraS Aceh, Azharul Husna menilai, situasi ini diperparah oleh pola penggunaan Hunian Sementara (Huntara) yang tidak efektif. Huntara umumnya hanya dimanfaatkan warga pada pagi dan siang hari, sementara saat malam, perempuan dan anak-anak kembali ke tenda darurat di halaman rumah mereka yang minim penerangan.

"Kondisi ini menciptakan ruang hidup yang rawan, minim privasi, penerangan terbatas, pengawasan lemah, serta akses air bersih dan fasilitas MCK yang tidak memadai," ujar Husna, Kamis (12/2/2026).

Husna menekankan bahwa dalam situasi darurat, sistem perlindungan sering kali melemah, menempatkan perempuan sebagai kelompok yang paling dirugikan. Bencana alam yang terjadi tidak hanya merenggut harta benda, tetapi juga mengancam integritas tubuh perempuan karena ketiadaan ruang aman.

"Dalam situasi bencana, kehilangan rumah bukan satu-satunya ancaman. Tubuh dan keselamatan perempuan justru semakin rentan ketika ruang hidup mereka tidak aman," tegasnya.

Terkait jumlah kasus yang terdata, Husna mengingatkan bahwa angka tujuh hanyalah puncak gunung es. Dalam situasi kacau pascabencana, banyak korban yang memilih diam karena takut atau tidak tahu harus melapor ke mana.(Grc)
Sumber: GoRiau.com

Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:32

    One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung

    JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:42

    Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat

    PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:00

    KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun

    JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:55

    Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026

    JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:23

    Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau

    PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.