Senin, 22 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Gaji Guru Bantu Di Riau Belum Dibayar Ternyata Baru Dua Daerah Ini yang Ajukan Pencairannya

Gaji Guru Bantu Di Riau Belum Dibayar Ternyata Baru Dua Daerah Ini yang Ajukan Pencairannya

Admin
Kamis, 24 Mar 2022 16:27
pekanbaru.tribunnews.com

PEKANBARU - Dari dua belas kabupaten kota di Riau, hingga saat ini baru dua kabupaten yang sudah mengajukan usulan pencairan gaji guru bantu Pendidikan Dasar (Dikdas).

Anggaran gaji guru bantu ini dialokasikan melalui bantuan keuangan (Bankeu) APBD Riau 2022 .

Dua kabupaten yang dimaksud adalah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan Pelalawan.



Sementara 10 kabupaten kota lainnya hingga saat ini belum ada mengajukan.

Padahal Disdik Riau sudah menginformasikan pencairan gaji guru bantu ini sejak pekan lalu.


“Kita meminta kepada kabupaten kota, lainnya segera mengajukan permohonan pencairan bantuan keuangan untuk gaji honor guru bantu Pendidikan Dasar. Karena sampai hari ini baru Inhil dan Pelalawan yang mengajukan, yang lain belum,” kata Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Kamsol, Rabu (23/3/2022).

Kamsol mengingatkan kepada seluruh Pemerintah kabupaten kota yang lain yang belum mengajukan permohonan pencairan gaji guru bantu, agar segera mengajukan , sebelum akhir Maret 2022.

“Sesuai dengan arahan pak Gubernur beberapa hari lalu, pak Gub memerintahkan sebelum bulan puasa ini gaji guru honor Dikdas di daerah bisa dicairkan. Agar mereka bisa menggunakan anggaran tersebut pada bulan Ramadhan ini,” kata Kamsol.

Dijelaskan Kamsol, Gubri Syamsuar, juga menyarankan agar Pemerintah Kabupaten Kota, yang telah mengajukan pencairan juga bisa segera mentransfer ke rekening masing-masing guru yang telah mendapatkan hasil verifikasi evaluasi faktual yang dilakukan sejak Januari sampai Februari.


“Jadi sesuai hasil verifikasi yang diajukan oleh Kabupaten Kota. Dimana jumlah data yang masuk dan berhak menerima gaji Guru bantu Dikdas sebanyak 3.383 Guru. Pak Gubri juga berkeinginan gaji guru Dikdas yang sekarang ini dinaikkan. Sekarangkan gaji yang diterima itu sebesar Rp2 juta perbulan, Insha Allah dinaikkan sesuai UMP, dan kita lihat nanti diperubahan,” kata Kamsol.


Lebih jauh dikatakan Kamsol, pengajuan gaji guru Dikdas tersebut untuk 6 bulan.

Namun pembayaran gaji guru yang sudah mengajukan untuk 2 bulan gaji yang akan ditransfer ke rekening guru.

Tapi jika pengajuan pencairan pada bulan Maret maka akan dibayarkan tiga bulan gaji.



“Kita ini sekarang bergerak cepat, kalau ada daerah yang tidak paham pengajuan pencairan, sampaikan kepada kami dan akan segera diselesaikan. Untuk bankeu kami akan transfer langsung untuk 6 bulan, jadi guru akan menerima setiap bulannya gaji setelah bankeu 6 bulan ini di transfer,” ungkap Kamsol.

Kamsol menjelaskan, untuk priode Januari dan Februari gaji guru bantu dibayarkan langsung dua bulan setelah pengajuan pencairan.


Setelah itu baru normal kembali dibayarkan setiap bulannya hingga Juni 2022.

"Paling lama dua tiga hari setelah pengajuan kita transfer. Setelah itu nanti setiap bulannya akan dicairkan, hingga bulan Juni. Nah, untuk priode Juli dan seterusnya diajukan lagi, tapi kita minta sebelum bulan Juni sudah diajukan kembali, supaya tidak telat pembayaran gaji parq guru bantu itu sampai akhir 2022 ini,” katanya.





Editor: 1

Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.