Senin, 22 Jun 2026
- Home
- Internasional
- Jepang Umumkan Kenaikan Biaya Visa Secara Signifikan, Pertama Kali dalam Hampir Lima Dekade
Internasional,
Jepang Umumkan Kenaikan Biaya Visa Secara Signifikan, Pertama Kali dalam Hampir Lima Dekade
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 22 Jun 2026 10:33
Pemerintah Jepang telah mengumumkan kenaikan signifikan pada biaya visa bagi warga negara asing, menandai penyesuaian pertama dalam hampir lima dekade terakhir. Keputusan ini diambil untuk mengatasi peningkatan biaya operasional dan administrasi di tengah kondisi inflasi global. Perubahan tarif visa ini diperkirakan akan mulai berlaku efektif pada 1 Juli mendatang, mempengaruhi semua permohonan visa yang diajukan setelah tanggal tersebut.
Kenaikan biaya visa ini mencakup jenis visa sekali masuk maupun beberapa kali masuk, dengan persentase peningkatan yang cukup substansial. Langkah ini merupakan respons terhadap perubahan ekonomi yang terjadi sejak penyesuaian terakhir pada tahun 1978. Meskipun demikian, pihak berwenang Jepang menyatakan optimisme bahwa kebijakan ini tidak akan secara langsung berdampak negatif pada sektor pariwisata masuk negara tersebut.
Pengumuman mengenai revisi tarif visa ini disampaikan pada Sabtu (20/6), menyusul keputusan Kabinet Jepang. Kebijakan baru ini diharapkan dapat menopang keberlanjutan layanan konsuler dan imigrasi Jepang. Warga negara asing yang berencana mengunjungi Jepang dalam waktu dekat diimbau untuk memperhatikan perubahan tarif ini sebelum mengajukan permohonan visa mereka.
Detail Kenaikan Tarif Visa Jepang
Pemerintah Jepang telah menetapkan tarif baru untuk berbagai jenis visa yang akan berlaku mulai 1 Juli mendatang. Biaya visa sekali masuk akan naik drastis dari sebelumnya 3.000 yen (sekitar Rp331.000) menjadi 15.000 yen (sekitar Rp1,6 juta). Kenaikan ini menunjukkan peningkatan lima kali lipat dari tarif sebelumnya yang telah berlaku selama puluhan tahun.
Tidak hanya visa sekali masuk, biaya untuk visa beberapa kali masuk juga mengalami penyesuaian yang signifikan. Tarif visa jenis ini akan meningkat dari 6.000 yen (sekitar Rp661.000) menjadi 30.000 yen (sekitar Rp3,3 juta). Perubahan ini berlaku untuk semua aplikasi visa yang diajukan pada atau setelah tanggal 1 Juli, sesuai laporan media lokal Jiji Press.
Keputusan ini merupakan yang pertama kalinya Jepang menaikkan biaya visa dalam kurun waktu 48 tahun, dengan penyesuaian terakhir dilakukan pada tahun 1978. Langkah ini mencerminkan kebutuhan pemerintah untuk menyesuaikan penerimaan dengan biaya operasional yang terus meningkat. Pihak berwenang Jepang telah mengonfirmasi bahwa kenaikan ini bertujuan untuk menutupi biaya administrasi dan operasional yang lebih tinggi akibat kenaikan harga.
Alasan dan Dampak Kenaikan Biaya Visa
Menteri Luar Negeri Jepang, Toshimitsu Motegi, menjelaskan bahwa revisi biaya visa ini diperlukan karena adanya inflasi. Kenaikan harga secara umum telah memengaruhi berbagai sektor, termasuk biaya yang diperlukan untuk mengelola proses aplikasi visa dan operasional kedutaan atau konsulat. Penyesuaian ini dianggap sebagai langkah yang tidak terhindarkan untuk menjaga efisiensi dan kualitas layanan.
Meskipun ada Kenaikan Biaya Visa Jepang yang cukup besar, Motegi menyatakan bahwa ia tidak memperkirakan hal tersebut akan berdampak langsung pada pariwisata masuk. Jepang telah berupaya keras untuk menarik wisatawan asing, dan pemerintah percaya bahwa daya tarik negara tersebut tetap kuat. Kebijakan ini diharapkan tidak akan menghambat minat wisatawan untuk berkunjung, terutama dengan pulihnya sektor pariwisata pasca-pandemi.
Kenaikan biaya administrasi dan operasional yang menjadi dasar keputusan ini mencerminkan realitas ekonomi global saat ini. Dengan penyesuaian terakhir yang terjadi hampir setengah abad yang lalu, pemerintah Jepang merasa perlu untuk memperbarui struktur biaya visa agar lebih realistis. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan bahwa layanan publik dapat terus berjalan secara berkelanjutan.(merdeka.com)
Sumber: https://www.merdeka.com/peristiwa/jepang-umumkan-kenaikan-biaya-visa-secara-signifikan-pertama-kali-dalam-hampir-lima-dekade-585235-mvk.html?page=3
komentar Pembaca