Peristiwa
Geram, Keluarga Korban Tinju Muka Pembunuh Sopir GrabCar
Jumat, 23 Nov 2018 13:59
Mengamuknya keluarga korban bermula saat Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Zulkarnain merilis kasus kejahatan sejak bulan November. Salah satu kasus yang dirilis di halaman Mapolda Sumsel, yakni pembunuhan sopir GrabCar, Sofyan (43).
Istri korban, Fitri dan orang tua korban terlihat hadir menyaksikan proses rilis. Di sela rilis, Kapolda menemui 2 pelaku pembunuhan sopir GrabCar, Frans dan Acun.
Di hadapan Kapolda, Frans yang berusia masih 16 tahun tapi sudah memiliki istri dan seorang anak ini tiba-tiba menangis. Dia mengaku menyesal atas perbuatannya.
Tak hanya itu, Frans pun mengaku ingin bertemu dengan keluarga korban. Frans ingin meminta maaf dan bersujud tepat di kaki istri dan orang tua korban.
"Saya menyesal Pak, saya mau meminta maaf sama keluarga korban. Saya minta dimaafkan dan siap menjalani hukuman," kata Frans kepada Kapolda.
Kapolda yang sempat menolak akhirnya memberikan izin, tapi dikawal ketat oleh anggota Jatanras Polda Sumsel. Tepat di hadapan istri korban, Frans pun minta maaf.
Keluarga korban yang emosi langsung datang mendekati kedua pelaku yang saat itu diborgol. Istri korban, tiba-tiba langsung melayangkan tangan kirinya dan memukul Acun dan Frans.
"Kau sadar tidak suami aku sudah mati, punya empat anak dan sekarang sudah tidak punya bapak? Enak kali kau cuma mau minta maaf, pembunuh," teriak istri korban saat memukul keduanya.
Permintaan maaf Frans dan Acun pun ditolak keluarga. Keluarga minta pada Kapolda Sumsel untuk menghukum si pelaku seberat-beratnya. Bahkan bila perlu hukuman mati.
"Tolong Pak, hukum seberat-beratnya. Hukum mati saja orang seperti ini Pak. Kasihan anak saya Pak. Mereka ini tak punya hati, biadab," sambung Fitri dan kini wajahnya mulai memerah dengan mata berkaca-kaca.
Melihat suasana semakin panas, kedua pelaku dan keluarga korban itu akhirnya dipisahkan. Sementara Frans menangis saat ditanya mengapa nekat membunuh korban.
"Saya diajak Akbar, saya awalnya hanya ingin main ke kota. Saya belum pernah ke Palembang, ingin melihat Jembatan Ampera, bukan merampok," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain menyebut saat ini ada tiga dari empat pelaku yang telah ditangkap. Ketiganya yakni, Ridwan (42), Frans (16) dan Acun (22). Ketiga pelaku merupakan warga Musi Rawas Utara.
"Pelaku ada empat dan sudah tiga yang ditangkap. Satu ditangkap dari tempat persembunyian dan dua menyerahkan diri. Untuk pelaku lain berinisial AK saat ini masih dikejar," kata Kapolda.
Sejauh ini, Kapolda memastikan Sofyan tewas dibunuh para pelaku. Motifnya tak lain adalah untuk menguasai berang-barang korban.
"Motifnya mau menguasai barang milik korban, seperti Hp dan Mobil dan untuk dijual. Mobilnya sudah kita diamankan," tutup Kapolda.
Sebagaimana diketahui, salah satu sopir GrabCar, Sofyan, dikabarkan hilang saat menarik penumpang pada Senin (29/10). Keluarga yang kehilangan pun langsung melapor ke SPKT Polda Sumsel.
Mendapat laporan keluarga korban, tim Subdit III Jatanras langsung mengejar dan menangkap salah satu pelaku, RD (42). Namun, kepada penyidik, RD mengaku tidak ingat di mana mayat korban dibuang setelah tewas dicekik.
TMMD ke-129 Bukan Sekadar Pembangunan, Semangat Nasionalisme Warga Ikut Dibangun
Halmahera Timur - Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 mulai terasa di Desa Bokimaake, Kecamatan Wasile Tengah, Kabupaten Halmahera Timur. Satgas T
Indonesia Berjaya Raih Juara Umum Indonesia Open 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026
Jakarta - Resmi Indonesia menutup 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 dengan pencapaian sempurna. Selain sukses menyelenggarakan kejuaraan berstatus World Taekwondo (WT) G2, Merah Pu
Sungai Guntung Membara, Kawasan Padat Terbakar
INDRAGIRI HILIR- Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Sungai Guntung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, pada Sabtu (8/8/2026).Lokasi kejadian dilaporkan berada di sekitar area SMK
75 Ribu Warga Gunungkidul Kesulitan Air, BPBD Salurkan Bantuan Harian
JAKARTA - Bencana kekeringan di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus meluas hingga mengakibatkan 75.486 warga mengalami krisis air bersih. Kondisi ini menuntut penyaluran bant
Lindungi Harga Sawit Petani Kecil, Bupati Siak Afni Zulkifli Raih SIEXPO Award 2026
PEKANBARU - Komitmen dalam menjaga stabilitas harga Tandan Buah Segar (TBS) dan memperjuangkan kesejahteraan petani kecil membuahkan hasil bagi Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli. Bupati perempuan pertama