Senin, 22 Jun 2026
Peristiwa
Gerindra: Mahasiswa Tewas Tertembak Brimob Bukan Ajudan Prabowo
Minggu, 21 Jan 2018 11:14
"Iya kader. Dia tercatat keanggotannya di DPP," kata Habiburokhman ditemui di Mapolresta Bogor Kota, Sabtu (20/1/2018).
Habiburokhman membantah, korban merupakan lulusan akademi militer. Namun dia membenarkan Fernando memiliki kedekatan dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.
"Ya semua kader dekat dengan Pak Prabowo. Tapi dia bukan ajudan ataupun lulusan itu (akademi militer)," terang dia.
Menurut Habiburokhman, pria asal Desa Telate Satu, Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara ini masih berstatus mahasiswa di Universitas Kebangsaan.
"Informasinya kuliah di situ dan masih aktif sebagai mahasiswa," kata dia.
Fernando tewas setelah tertembak di dada saat terlibat keributan dengan Briptu AR di Lipps Club Bogor Jalan Sukasari 3, Bogor Timur, Kota Bogor Sabtu sekitar pukul 02.00 WIB.
Minta Polri Profesional
Ia menjelaskan, kedatangannya ke Mapolresta Bogor Kota untuk mendampingi rekan-rekan korban yang saat ini tengah diperiksa penyidik atas laporan dari calon istri Briptu AR.
"Mendengar informasi ini meluncur (Mapolresta) karena ternyata rekan-rekan korban (saksi) justru diperiksa atas laporan calon istri pelaku," kata dia.
Ia menilai, laporannya tidak adil. Seharusnya, polisi memeriksa kejadian setelah insiden tersebut.
"Saya berharap Polri bersikap profesional dan netral karena ini menyangkut oknum anggota. Makanya kami juga saat ini melaporkan balik pelaku (Briptu AR)," pungkas Habiburohkman.
Berawal dari Cekcok
FAJW (26) asal Desa Talete Satu, Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara ini tidak dapat tertolong saat mendapat penanganan dokter RS Vania.
Informasi yang dihimpun, kejadian itu berawal saat korban bersama teman-temannya menggunakan mobil hendak masuk ke parkiran Lipps Club Bogor sekitar pukul 02.00 WIB. Di depan pintu masuk parkiran, mobil yang dikemudikan FAJW terhalang motor Briptu AR yang hendak keluar club bersama seorang perempuan.
Karena tidak ada yang mau mengalah, korban dan teman-temannya keluar dari mobil hingga mereka terlibat cekcok.
Briptu AR lantas mengeluarkan senjata api. Namun tak lama kemudian, korban berupaya merebut pistol AR. Saat berebut senjata api itu terdengar suara letupan yang ternyata mengenai dada korban.
Teman-temannya korban yang mengetahui kejadian itu langsung mengeroyok Briptu AR hingga babak belur.
(liputan6.com)
Berita Terkait
One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung
JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci
Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat
PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad
KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun
JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum
Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026
JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,
Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau
PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani
komentar Pembaca