Peristiwa
Gudang Pemintalan Kapas di Rancaekek Kebakaran
Jumat, 01 Jun 2018 14:19
Pantauan detikcom, Jumat (1/6/2018) api membakar kapas yang disimpan di gudang belakang. Selain itu, mesin penggiling kapas turut ikut terbakar. Kebakaran ini terjadi saat para pegawai sibuk bekerja.
"Kebakaran ini terjadi saat para pegawai bekerja. Membakar tumpukan kapas," kata Nanang warga sekitar yang rumahnya tidak jauh dari gudang kapas itu.
Kapolsek Rancaekek Kompol Iyus Jayusman mengatakan insiden kebakaran ini terjadi sekitar Pukul 10.00 WIB.
"Obyek yang terbakar gudang kapas, dugaan sementara konsleting listrik," kata Iyus di lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan api masih menyala dan masih dalam proses pemadaman.
(detik.com) Peristiwa
Pendidikan Vokasi Harus Sesuaikan Kompetensi Lulusan dengan Kebutuhan Industri
SURABAYA â€" Penguatan pendidikan vokasi kembali menjadi bahan diskusi, seiring dorongan untuk menyesuaikan kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri, khususnya di sektor ekonomi kreatif dan k
Contoh Surat Tugas Pengawas TKA 2026 Lengkap dengan Penjelasannya
JAKARTA - Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan bentuk evaluasi yang dirancang untuk mengukur kemampuan literasi dan numerasi peserta didik pada jenjang akhir pendidikan. Pelaksanaannya dilakuka
Salah Bantal Bikin Leher Kaku? Ini Cara Aman untuk Mengatasinya
BANYAK orang pernah mengalami kondisi bangun tidur dengan leher terasa kaku atau nyeri. Hal ini pun sering dikaitkan dengan salah bantal.Meski terdengar sepele, kondisi salah banta
Apakah Pegal-Pegal Setelah Padel atau Olahraga Lain Wajar? Ini Kata Dokter
BANYAK orang kerap merasakan pegal setelah main padel atau menjalani olahraga lainnya. Biasanya rasa pegal tak langsung timbul setelah bermain.Beberapa orang biasanya baru mer
Viral! Trump Disebut Nyaris Aktifkan Kode Nuklir ke Iran, Dihentikan Jenderal AS
JAKARTA - Klaim mengejutkan muncul terkait Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang disebut sempat mencoba mengakses kode nuklir dalam sebuah pertemuan darurat di Gedung Putih. Namun, langkah