Peristiwa
Ibu Pembuang Bayi di Irigasi Tasikmalaya Ditangkap
Rabu, 05 Des 2018 14:58
Kapolres Tasikmalaya AKBP Doni Eka Putra mengatakan LS sengaja membuang bayinya untuk menutupi aib. Sebab LS hamil saat pisah ranjang dengan suaminya selama sembilan bulan. Keduanya bahkan sudah menempuh proses perceraian di pengadilan.
Demi menutupi kehamilanya pelaku jarang keluar rumah hingga mengenakan pakaian besar agar terlihat gendut. "Pelaku dan suaminya sedang proses perceraian, artinya sedang pisah ranjang. Diduga pelaku ini hamil oleh pacarnya," kata Doni di Mapolres Tasikmalaya, Rabu (5/12/18).
Pelaku mengaku melahirkan seorang diri di tepi saluran irigasi. Sang bayi usai dilahirkan langsung dibuang ke sungai hingga tenggelam kehabisan napas.
"Jadi waktu merasakan akan melahirkan, pelaku langsung ke aliran sungai. Saat bayi keluar langsung dihanyutkan. Kita ancam pelaku dengan Undang Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," ujar Doni.
PWI Pusat Serahkan Uang Duka kepada Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
Pekanbaru-Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyerahkan uang duka cita kepada keluarga almarhum Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, sebagai bentuk kepedulian dan pengho
Dasco Pimpin Langsung Raker Bersama Pemerintah Bahas RUU PPRT
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memimpin secara langsung rapat kerja (Raker) yang digelar Badan Legislasi (Baleg) DPR, bersama pemerintah dalam rangka membahas rancangan Undang-
DPR Usul Program MBG Masuk dalam Undang-Undang
JAKARTA â€" Wacana penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan peran Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mencuat di tengah dinamika kebijakan publik nasional. Program tersebut dinilai perlu di
Longsor TPST Bantargebang Tewaskan 7 Orang, Eks Kadis LH DKI Ditetapkan Tersangka
JAKARTA â€" Aparat penegak hukum lingkungan menetapkan mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, berinisial AK sebagai tersangka dalam perkara pengelolaan TPST Bantargebang.Insid
Bahlil Ancam Rumahkan ASN yang Hambat Investasi Sektor Energi
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah mempercepat realisasi investasi di sektor energi. Ia bahkan mengancam akan 'merumahkan