Minggu, 17 Mei 2026

Imigrasi Dumai Deportasi 102 Orang WNA

Laporan : Vivi Mulfita Sari
Kamis, 21 Des 2017 19:41
Vivi Mulfita Sari
Imigrasi Dumai saat melaksanakan Pers Release pada Selasa (19/12).
DUMAI - Imigrasi Klas II B Dumai menggelar Perss Rilis terkait capaian kinerja Imigrasi Dumai Tahun 2017. Dalam keterangan persnya diketahui Imigrasi Dumai telah mendeportasi 102 Warga Negara Asing (WNA) sepanjang tahun 2017. 

Pihak Imigrasi memulangkan para WNA ke negaranya melalui Bandara Sultan Syarif Kasim Pekanbaru. Mereka kebanyakan berasal dari Bangladesh. 

Hal itu disampaikan Kepala Imigrasi Klas II Dumai, Zulkifli Ahmad saat menggelar ekspos akhir tahun di aula kantor Imigrasi Dumai Selasa sore (19/12) kemarin.

WNA menjadikan Kota Dumai sebagai titik transit. Mereka berencana masuk ke Malaysia lewat jalur ilegal melalui Perairan Indonesia. Aktifitas para WNA itu terdeteksi oleh aparat hingga akhirnya tertangkap Tim Pengawasan Orang Asing (POA) di Dumai.

Selanjutnya mereka sempat berada di Ruang Detensi Imigrasi Dumai selama menjalani pemeriksaan. "Kami melakukan proses deportasi secara bertahap. Sebab mereka datang dalam jumlah banyak," kata Zulkifli.

Dijelaskannya, pertama aparat berhasil mengamankan bus yang mengangkut 47 WN Bangladesh saat bus melintas di Jalan Gatot Soebroto, Kota Dumai. Aparat juga sempat mengamankan 42 WN Bangladesh di sebuah perkebunan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis.

Arus kedatangan para imigran gelap karena Dumai rawan terjadi penyelundupan dan pedagangan manusia. Posisinya berada dekat dengan Negeri Jiran, Malaysia. Pihak Imigrasi Dumai juga menyerahkan sejumlah imigran ke Rumah Detensi Imigrasi atau Rudenim di Kota Pekanbaru. 10 imigran ke Rudenim 8 di antaranya adalah WN Somalia dan 2 lagi WN Bangladesh tanpa paspor dan ada WNA yang harus membayar denda akibat terlambat memperpanjang izin tinggal. 

"Ada tiga WNA yang harus membayar biaya beban sebesar Rp 300.000/hari," tambahnya. (vie)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.