Sabtu, 25 Apr 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Induk Gajah Sumatra Beri Sinyal Terima Kasih Usai Anak Dievakuasi di Siak

Peristiwa

Induk Gajah Sumatra Beri Sinyal Terima Kasih Usai Anak Dievakuasi di Siak

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 23 Feb 2026 08:45
(FotoGoriau.com)
SIAK â€" Ketegangan akibat amukan kawanan satwa berbadan besar di Desa Rantau Bertuah, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau, seketika berubah menjadi momen haru. Seekor induk gajah sumatra menunjukkan gestur tak biasa setelah anaknya yang baru berusia sekitar satu bulan berhasil diselamatkan warga dari dalam septic tank, Minggu (22/2/2026).

Bupati Siak, Afni Zulkifli, menyoroti isyarat kibasan telinga lembut dari sang induk sebagai bentuk rasa terima kasih kepada warga dan petugas. Setelah proses evakuasi yang menegangkan selesai, bayi mamalia darat itu akhirnya bisa kembali berkumpul bersama kelompoknya.

"Ketika anaknya dilepaskan, telinganya tidak mengeras. Biasanya kalau mengeras itu tanda gajah marah. Tapi ini dia mengibas-ngibaskan telinganya dengan lembut, mungkin itu sinyal berterima kasih kepada warga karena anaknya bisa kembali ke induknya," ujar Afni.

Saat proses penyelamatan berlangsung, belasan anggota kawanan tampak setia menunggu di sekitar lokasi. Begitu bayi gajah terbebas, sang induk langsung mendekat untuk memberikan perlindungan protektif sebelum mereka perlahan bergerak meninggalkan kawasan permukiman menuju hutan.

"Mudah-mudahan kejadian ini menjadi pembelajaran buat kita semua bahwa gajah juga punya insting seperti manusia. Gajah itu tidak mengganggu kalau tidak diganggu, biasanya hanya melintas saja," papar mantan wartawan itu.

Insiden ini bermula ketika 11 ekor gajah sumatra memasuki area mes karyawan PT Arara Abadi karena terdorong insting menyelamatkan anak mereka yang terperosok. Kepanikan satwa liar tersebut memicu kerusakan parah pada lima petak rumah pekerja, robohnya tembok mess security, hingga tiga unit sepeda motor ringsek akibat dipijak.

Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, membenarkan adanya peristiwa yang rangkaiannya bermula sejak Sabtu (21/2/2026) dini hari tersebut. Pergerakan kelompok satwa ini sudah terdeteksi di sekitar area konsesi sejak pukul 02.00 WIB, sebelum akhirnya masuk ke perumahan karyawan keesokan paginya.

"Berdasarkan laporan dari Polsek Minas, kawanan gajah berjumlah sekitar 11 ekor masuk ke area perumahan karyawan sekitar pukul 07.00 WIB. Hewan tersebut sempat mendorong dan merobohkan tembok dinding mess security serta merusak tiga unit sepeda motor yang terparkir di lokasi," urai AKBP Sepuh.

Kondisi lapangan berangsur kondusif saat waktu menunjukkan pukul 09.30 WIB, seiring kembalinya rombongan satwa ke habitat asli mereka. Tidak ada korban jiwa dari pihak warga maupun pekerja dalam dinamika ruang ekosistem yang saling beririsan ini.

"Kami mengutamakan langkah pencegahan dan keselamatan masyarakat. Personel di lapangan juga berkoordinasi dengan pihak perusahaan serta stakeholder terkait untuk melakukan pemantauan lanjutan, sehingga potensi konflik antara manusia dan satwa dapat diminimalisir," jelasnya.

Kepolisian menegaskan bahwa penanganan konflik dengan satwa dilindungi mengedepankan langkah preventif dan mitigasi. Warga diminta tidak mengambil tindakan sendiri yang justru membahayakan keselamatan kedua belah pihak.

"Kami mengajak seluruh pihak, termasuk masyarakat dan perusahaan, untuk tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kepanikan atau membahayakan satwa. Jika kembali terjadi pergerakan gajah, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditangani secara terukur," tegasnya. 
Sumber: GoRiau.com

Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:32

    One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung

    JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:42

    Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat

    PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:00

    KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun

    JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:55

    Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026

    JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:23

    Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau

    PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.