Peristiwa
Ini Tampang 3 Orang Komplotan Begal Sadis Makassar yang Ditembak
Senin, 05 Nov 2018 09:55
"Kami terpaksa lumpuhkan kaki Rifal, Takbir, dan Firman dengan timah panas, lantaran melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri saat dilakukan pencarian barang bukti," kata Kanit Reskrim Polsek Rappocini, Iptu Iqbal Usman, pada Senin (5/11/2018).
Ke empat pelaku tersebut masing-masing ditangkap oleh Tim Khusus Polsek Rappocini di tempat yang berbeda di kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (3/11/2018).
Dari catatan kriminal pelaku, mereka diketahui tiga kali melakukan pembegalan dan pembobolan rumah di Kecamatan Rappocini Makassar. Bahkan, dari aksi kejahatannya tersebut, mereka pernah menebas korbannya dengan senjata tajam untuk merampas HP.
"Mereka pernah mencegat korban dan meminta HP. Tapi karena korban melawan, pelaku menebas dengan parang di bagian tangan dan punggungnya," sebut Iptu Iqbal.
Iptu Iqbal Usman menambahkan, selain menangkap pelaku, Timsus Polsek Rappocini juga berhasil menyita sejumlah barang bukti senjata tajam yang digunakan dan hasil kejahatan pelaku.
Pengedar “Pil Setan” di Dua Desa Lirik Dibekuk, Puluhan Butir Disita Dari Dua Tersangka
INHU - Di balik geliat aktivitas masyarakat yang tampak biasa di Kecamatan Lirik, terselip pergerakan gelap peredaran narkotika yang akhirnya berhasil diendus aparat kepolisian. Melalui serangkaian pe
PBB dan UE Perkirakan Rekonstruksi Gaza Butuh Biaya Rp1,2 Kuadriliun
JAKARTA â€" Uni Eropa (UE) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin (20/4/2026) memperkirakan bahwa lebih dari USD71 miliar (sekitar Rp1,218 kuadriliun) akan dibutuhkan selama satu dekade
Trump Tak Akan Buka Blokade Selat Hormuz Sampai Kesepakatan dengan Iran Tercapai
JAKARTA - Presiden Donald Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat (AS) tidak akan mencabut blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran sampai kesepakatan dengan Teheran tercapai. Pernyataan tersebut
Kemlu Sebut 13 WNI Terdampak Kebakaran di Sabah Malaysia
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mencatat sebanyak 13 warga negara Indonesia (WNI) terdampak kebakaran di wilayah pemukiman di Sandakan, Sabah, Malaysia, yang terjadi pada Minggu
Wacana Pesawat Militer AS Bebas Terbang di Indonesia, Penasihat Khusus Presiden: Tidak Boleh!
JAKARTA - Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, memberikan pernyataan tegas terkait kedaulatan wilayah udara Indonesia. Ia menekankan,