Peristiwa
Ini cara perampok sadis rumah mewah kosong pilih sasaran dan beraksi
Sabtu, 13 Jan 2018 11:59
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edy Suranta Sitepu, mengatakan pelaku diketahui sudah puluhan kali beraksi dengan modus sama. Bahkan, dalam aksi selalu berkelompok dan anggotanya merupakan residivis.
"Modus para pelaku umumnya mencari rumah target secara random yang menurut mereka kosong. Langsung memaksa masuk dengan mencongkel pintu. Salah satu cara mereka mengetahui rumah sasaran kosong diantaranya lampu rumah menyala di siang hari dan tidak ada jawaban saat pintu diketuk," ujarnya saat dikonfirmasi, Jakarta, Sabtu (12/1).
Dia melanjutkan, pelaku dikenal sadis. Sebab, jika pemilik rumah ternyata ada, mereka biasanya berpura-pura menanyakan alamat atau langsung memaksa masuk dengan menyekap korban di bawah ancaman senjata api.
"Dari pengakuannya kedua tersangka yang sudah ditangkap, kelompok mereka sudah lebih dari 10 kali dengan menggunakan senjata api," ujarnya.
Setiap kali beraksi, lanjutnya, komplotan ini beranggotakan lima orang dengan peran yang berbeda-beda, mulai dari eksekutor, joki, dan pemantau situasi sekitar. "Dalam beraksi kelompok ini tak segan melukai korbannya jika melakukan perlawanan," kata Edy.
Bila berhasil melakukan aksi kejahatan, pelaku membagi hasilnya dan langsung melarikan diri dengan cara menyebar. Komplotan ini terakhir beraksi di perumahan Villa Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (3/12).
"Saat itu mereka menggondol barang elektronik dan brankas berisi uang ratusan juta Rupiah serta menyekap Steven (31) serta Grevi (1)," ujarnya Edy.
Dalam kasus ini, tambahnya, polisi berhasil menangkap dua orang berinisial PJ dan O di dua lokasi berbeda. PJ yang berperan sebagai joki dan pemantau lokasi lebih dulu ditangkap pada Senin (18/12) lalu, di tempat persembunyiannya di kawasan Palembang, Sumatera Selatan.
"Sedangkan tersangka O dibekuk dirumahnya di kawasan Pulo Gadung, Jakarta Timur, Kamis, (11/1) malam, saat sedang menonton televisi. O merupakan orang yang rumahnya dijadikan tempat berkumpul dan menyembunyikan peralatan kejahatan, selain tiga senjata api rakitan dan beberapa butir amunisi, polisi juga mengamankan barang bukti linggis dari O. Untuk lainnya (pelaku) dalam pengejaran," tandasnya.
(MERDEKA.COM)
One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung
JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci
Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat
PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad
KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun
JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum
Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026
JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,
Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau
PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani