Hearing Pansus ULP - Inspektorat
Inspektorat Sepakat Tindak Oknum ULP yang tidak Masuk Kantor
Laporan : Supriyanto
Rabu, 04 Nov 2015 10:15
BENGKALIS - Inspektorat Kabupaten Bengkalis bukan hanya akan melakukan investigasi, namun akan ditindaklanjuti dengan melakukan tindakan tegas, terhadap sejumlah oknum perangkat Unit Layanan Pengadaan (ULP), yang diduga sering tidak masuk kantor.
Hal itu disampaikan dalam hearing pihak Inspektorat yang pimpin langsung oleh Kepala Inspektur Mukhlis dengan Panitia Khusus (Pansus) ULP di DPRD Bengkali. Hearing dipimpin Ketua Pansus Syahrial, di Kantor DPRD Bengkalis Jalan Antara, Selasa (03/11/2015).
Syahrial menjelaskan, pihak Pansus mendesak pada Inspektorat untuk melakukan investigasi soal sejumlah oknum perangkat ULP yang dikabarkan masyarakat sering tidak masuk kantor. Diduga, perangkat ULP mulai dari ketua ULP sendiri sampai ketua-ketua Pokja hanya sibuk mengurus pekerjaan di ULP dan tidak pernah mengurus pekerjaannya di SKPD.
Oknum-oknum di ULP nyaris tidak pernah masuk kantor di ULP maupun SKPD, tapi sering keluar kota dalam melakukan lelang proyek.
"Jadi dalam hearing itu, Inspektorat telah menyepakati permintaan Pansus ULP. Apabila memang ditemukan oknum ULP sering tidak masuk kantor di SKPD tempat bertugas, maka untuk dilakukan penindakan tegas, agar kedepannya hal seperti itu tidak terjadi lagi, "terang Syahrial usai hearing.
Beberapa hari lalu, Pansus ULP menggelar Hearing dengan Asosiasi sejumlah gabungan kontraktor di Bengkalis, diantaranya Gapensi, Gapeksindo dan Gakkindo dengan menyampaikan berbagai keluhan sikap perangkat ULP yang dinilai tidak memihak pada rekanan lokal.
Bahkan, dari juru bicara Asosiasi Gapeksindo, Boby Faisal dan Asosiasi Gakkindo, Wan Hendri,mengucapkan terimakasih pada komisi II DPRD yang telah melahirnya Pansus ULP.
Sebab selama ini, ia mengaku rekanan tahun ini dari anggotanya tidak dapat pekerjaan dari ULP, sebab yang dimenangkan kebanyakan kontraktor luar Bengkalis, dimana diduga kuat terjadi praktek KKN.
Keluhan atas sikap oknum ULP itu juga disampaikan pengurus asosiasi pada Pansus ULP. Hal itu terkait komunikasi dengan ketua-ketua pokja dimana rekanan harus mengeluarkan biaya terlebih dahulu, karena kontraktor harus ke Pekanbaru melakukan lobby supaya memenangkan proyek, tapi tidak juga pernah menang lelang.(Sup)
Peristiwa
Bupati Kuansing Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang
Kuansing-Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM, menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat, H Zulmansyah Sekedang, pada Sabtu (18/4/2026) pukul 00.05 WIB.Uc
Plt Gubri Sampaikan Duka Mendalam, Ajak Masyarakat Doakan Almarhum Zulmansyah Sekedang
Pekanbaru-Kabar duka menyelimuti dunia jurnalistik Indonesia setelah Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu 18 April 2026 dini ha
Keluarga Besar PWI Berduka, Ketum Akhmad Munir: Kami Kehilangan Kader Terbaik
Jakarta-Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.1
Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia
JAKARTA -Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.
SKK Migas Perwakilan Sumbagut Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang
RIAU-SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, pada Sa