Minggu, 21 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Jalan Ditambal Sulam dan Jembatan di Bangkinang Dibongkar, Lalu Lintas Macet

Jalan Ditambal Sulam dan Jembatan di Bangkinang Dibongkar, Lalu Lintas Macet

Admin
Kamis, 30 Jun 2022 14:57
pekanbaru.tribunnews.com

KAMPAR - Jalan Raya Pekanbaru-Bangkinang disibukkan dengan pengerjaan konstruksi tambal sulam dan jalan dan jembatan di Bangkinang dibongkar.

Lalu lintas menjadi terganggu bahkan menimbulkan kemacetan parah.

Ada dua pengerjaan besar di sepanjang ruas jalan nasional penghubung Riau dengan Sumatera Barat itu. Pengerjaannya dalam waktu yang bersamaan. Seperti yang tampak dalam pantauan  selama beberapa hari hingga Rabu (29/6/2022),

Pertama, perbaikan jalan dengan tambal sulam. Terpantau di wilayah Kecamatan Kampa dan Rumbio Jaya. Permukaan aspal badan jalan yang rusak dikorek. Sehingga membuat lubang segi empat.

Masyarakat mengeluhkan jalan tidak langsung diaspal. Jalan dibiarkan berlubang. Sehingga lalu lintas yang padat kendaraan menjadi terganggu dan macet.

Masalah ini menjadi pembicaraan hangat di dunia maya. Seperti dikeluhkan akun Facebook, Jhon Afrizal. "Sepekan terakhir arus lalu lintas Pekanbaru-Bangkinang mengalami macet panjang," tulis pemilik akun di berandanya dengan menyertakan dua foto kondisi kemacetan lalu lintas, Sabtu (25/6/2022) lalu.

Menurut dia, kemacetan disebabkan tiga faktor. Pertama, jalan tidak langsung diaspal. Ini dapat merusak roda dan rawan menimbulkan kecelakaan.

Kedua, korekan aspal tidak rata dan menimbulkan tepi yang tajam. Ketiga, kendaraan padat bertepatan libur sekolah.

Ia mengatakan, mestinya perbaikan ruas jalan nasional ini mendapat pengerjaan agar pengerjaan lebih cepat. Ia menilai pengerjaan terkesan tidak serius.

Pengerjaan satu lagi, jembatan di Bangkinang Kota. Terletak di Jalan Prof. M. Yamin depan Kantor Dinas Kesehatan Kampar. Badan jembatan ini dibongkar habis.


Jalur ke arah Pekanbaru ditutup sementara. Lalu lintas pun direkayasa. Satu jalur dibagi menjadi dua lajur berlawanan arah. Penyatuan jalur di simpang Jembatan Water Front City. Sehingga lalu lintas terganggu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kampar, Afdal tidak dapat dikonfirmasi hingga berita ini diturunkan, Kamis (30/6/2022). Keterangan diperoleh dari Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Afrudin Amga.

Ia tidak menampik keluhan-keluhan masyarakat karena pengerjaan itu. Proyek tersebut dikerjakan oleh Kementerian PUPR melalui Direktorat Jendral Bina Marga Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Riau

"Saya akan sampaikan keluhan-keluhan masyarakat ke PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) yang mengerjakannya," kata Amga. Ia tidak mengetahui alasan pihak pelaksana tidak langsung mengaspal jalan setelah dikorek.

Sedangkan terkait pembongkaran jembatan di Bangkinang Kota, Amga mendapat penjelasan dari BPJN. Menurut dia, jembatan mengalami kerusakan.

"Pondasinya nggak dibongkar. Jadi balok girdernya diperbaiki karena sudah retak-retak," katanya. Rencananya, perbaikan akan dilakukan terhadap jembatan di jalur sebelahnya dengan lama pengerjaan sekitar tiga bulan.

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.