Minggu, 21 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Jasad Pemuda yang Hanyut di Sungai Kampar Ditemukan 1 Km ke Hilir

Jasad Pemuda yang Hanyut di Sungai Kampar Ditemukan 1 Km ke Hilir

Admin
Sabtu, 09 Jul 2022 09:11
pekanbaru.tribunnews.com

KAMPAR - Pemuda Desa Aursati Kecamatan Tambang, Zulfahmi (25) yang hanyut dan tenggelam di Sungai Kampar ditemukan, Jumat (8/7/2022) malam.

Zulfahmi ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar, Adi Candra Lukita mengkonfirmasi penemuan jasad Zulfahmi sekitar pukul 19.00 WIB.

Berselang satu hari setelah tenggelam dan hilang pada Kamis (7/7/2022) sekitar pukul 17.30 WIB. Lokasi penemuan cukup jauh ke hilir dari titik tenggelamnya. 

"Korban ditemukan sekitar satu kilometer dari lokasi tenggelam," kata Candra pada Jasad ditemukan oleh warga sekitar yang ikut dalam pencarian. 

Korban sudah dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di desa yang sama.

Selanjutnya keluarga mengurus pengebumian. Sementara tim gabungan yang melakukan pencarian sudah meninggalkan lokasi.

Pencarian pada Jumat malam sempat dihentikan karena hujan.

Rencananya pencarian akan dilanjutkan keesokan hari, Sabtu (9/7/2022). Tetapi masyarakat melihat jasad Zulfahmi mengapung.

"Pertama dilihat oleh masyarakat. Lalu dievakuasi oleh Satgas gabungan bersama masyarakat," ujarnya. 


Sebelumnya, Kepala Kepolisian Sektor Tambang, Iptu. Mardani Tohenes Lesa menjelaskan awal kejadian tersebut.

Ia mengatakan, korban hanyut saat berenang menyeberangi sungai ke Pulau Kerikil sekitar pukul 17.30 WIB.

Ia dengan tiga temannya Rezim, Rizki dan Amri ingin mandi di pulau tengah sungai. 

Menurut dia, korban berenang pertama sekali. Lalu diikuti temannya.

Semula Rizki tiba-tiba minta tolong karena kakinya keram. Rizki pun dibantu oleh Amri dan Rezi dengan membawanya ke tepi sungai. 

Seketika itu, Amri melihat Zulfahmi hanyut terbawa arus. Rezi sudah berupaya mengejar tetapi tidak tergapai. Zulfahmi kian menjauh dan tenggelam. 

Amri berteriak minta tolong kepada nelayan yang sedang mencari ikan. Beberapa nelayan datang untuk membantu.

Perahu nelayan hanya dapat mengantarkan teman-teman korban kembali ke darat. Sedangkan Rezi kembali dengan berenang. 

Kabar hilangnya korban tersiar ke warga sekitar pukul 18.20 WIB.

"Warga setempat berusaha untuk mencari korban, namun korban tidak ditemukan," ujarnya.

Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.