Jokowi Harus Konsisten, Copot Luhut dari Kepala Staf Presiden!
Sabtu, 15 Agu 2015 10:03
JAKARTA-Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Luhut Binsar Pandjaitan hingga kini masih menduduki jabatan Kepala Staf Presiden. Padahal, dia beberapa hari lalu baru saja dilantik menggantikan Tedjo Edhy Purdijatno.
Rangkap jabatan Luhut ini sontak menuai kritik terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Presiden Jokowi harus konsisten dengan omongannya, bahwa menteri tak boleh ada yang rangkap jabatan. Jadi, harus segera diselesaikan (diganti), jangan double-double gitu," cetus pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio kepada Okezone, di Jakarta, Sabtu (15/8/2015).
Menurut dia, posisi sebagai Menko Polhukam membuat tugas Luhut semakin besar untuk menjaga stabilitas politik, hukum, dan keamanan sehingga jabatan dirinya sebagai Kapala Staf Presiden harus segera ditanggalkan.
"Sekarang tantangan Luhut lebih besar, dari awal Jokowi memimpin kegaduhan politik kan belum selesai, jadi diharapkan Luhut bisa menyelesaikan," urainya.
Diakui Hendri, memang menjadi pilihan sulit bagi orang nomor satu di republik ini untuk mencari sosok pengganti jenderal bintang empat itu sebagai pengganti memimpin kantor Staf Kepresidenan.

"Itu kan susah-susah gampang menentukan, Luhut kan di satu sisi orang dekat Jokowi. Jadi, memang kalau pun harus diganti orangnya harus seperti Luhut, orangnya ini yang harus dekat dengan Jokowi" pungkas Hendri.
Dasco Pimpin Langsung Raker Bersama Pemerintah Bahas RUU PPRT
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memimpin secara langsung rapat kerja (Raker) yang digelar Badan Legislasi (Baleg) DPR, bersama pemerintah dalam rangka membahas rancangan Undang-
DPR Usul Program MBG Masuk dalam Undang-Undang
JAKARTA â€" Wacana penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan peran Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mencuat di tengah dinamika kebijakan publik nasional. Program tersebut dinilai perlu di
Longsor TPST Bantargebang Tewaskan 7 Orang, Eks Kadis LH DKI Ditetapkan Tersangka
JAKARTA â€" Aparat penegak hukum lingkungan menetapkan mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, berinisial AK sebagai tersangka dalam perkara pengelolaan TPST Bantargebang.Insid
Bahlil Ancam Rumahkan ASN yang Hambat Investasi Sektor Energi
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah mempercepat realisasi investasi di sektor energi. Ia bahkan mengancam akan 'merumahkan
Ketahanan Pangan dan Energi, RI Siapkan Hilirisasi Ubi Kayu
JAKARTA - Program pengembangan dan hilirisasi komoditas ubi kayu dipersiapkan. Hal ini untuk mendukung agenda pemerintah yaitu program ketahanan pangan dan energi nasional. Progra