Jumat, 24 Apr 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • KPK Geledah Rumdis Bupati Bengkalis, Kasus Masih Misteri

KPK Geledah Rumdis Bupati Bengkalis, Kasus Masih Misteri

Laporan : Afdal Aulia
Jumat, 01 Jun 2018 20:05
Internet
Ilustrasi KPK
BENGKALIS-Belasan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara mendadak sekitar pukul 10.30 WIB Jumat (01/06/2018) melakukan penggeledahan di rumah dinas bupati Bengkalis Amril Mukhminin. Sampai berita ini diturunkan penggeledahan masih terus berlangsung, dimana penyidik KPK menggeledah seluruh ruangan di rumah dinas bernama Wisma Sri Mahkota tersebut.

Pantauan langsung di Wisma Sri Mahkota dari tengah hari sampai petang ini, penyidik KPK memulai penggeledahan dari mobil dinas bupati, serta mobil-mobil dinas yang di plat hitamkan di kediaman resmi orang nomor satu di Negeri Junjungan tersebut. Apa motif penyidikan hingga saat ini masih misteri dan menjadi tanda tanya masyarakat di Kabupaten Bengkalis.

Sejumlah asumsi beredar di masyarakat, kalau penggeledahan diduga terkait proyek Multiyears (My) Duri-Sungai pakning yang sudah setahun dikerjakan, dan diduga kuat bermasalah. Ada juga opini beredar terkait pengelolaan APBD Bengkalis sejak tahun 2016, 2017 dan 2018 yang amburadul, terjadinya defisit serta tunda bayar terhadap kegiatan fisik maupun non fisik.

Hanya saja sejauh ini kedatangan KPK diduga kalangan masyarakat melibatkan sejumlah petinggi di kabupaten penghasil migas ini. Karena pada tahun 2018 ini saja KPK sudah melakukan dua kali penggeledahan yang dimulai dari kantor DPRD Bengkalis, kantor Dinas
PUPR dan hari ini di rumah dinas Bupati Bengkalis.

Bahkan beberapa pejabat Bengkalis seperti Ketua DPRD Abdul Kadir, kepala Bappeda, pejabat Dinas PUPR Ardiansyah sudah diperiksa dan dimintai keterangan oleh KPK beberapa waktu lalu. Masyarakat berharap ada keterangan resmi dari KPK kasus apa yang tengah disidik lembaga anti rasuah tersebut.

"Kita berharap pihak KPK melakukan konferensi pers terkait kasus apa penyidik KPK sampai bolak balik dalam dua tahun terakhir ke Kota Terubuk. Diduga ada kasus besar yang melibatkan pengambil
kebijakan di Negeri Junjungan sedang dalam proses penyelidikan, Harapan kita, KPK jangan hanya datang sekali dua bulan melakukan penggeledahan, tapi harus ada publikasi terkait kasus apa dan kemudian diumumkan tersangkanya,"harap Hasanudin, warga Bengkalis yang turut menyaksikan penggeledahan tersebut. (afd)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Kamis, 23 Apr 2026 21:18

    Pendidikan Vokasi Harus Sesuaikan Kompetensi Lulusan dengan Kebutuhan Industri

    SURABAYA â€" Penguatan pendidikan vokasi kembali menjadi bahan diskusi, seiring dorongan untuk menyesuaikan kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri, khususnya di sektor ekonomi kreatif dan k

  • Kamis, 23 Apr 2026 21:15

    Contoh Surat Tugas Pengawas TKA 2026 Lengkap dengan Penjelasannya

    JAKARTA - Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan bentuk evaluasi yang dirancang untuk mengukur kemampuan literasi dan numerasi peserta didik pada jenjang akhir pendidikan. Pelaksanaannya dilakuka

  • Kamis, 23 Apr 2026 21:09

    Salah Bantal Bikin Leher Kaku? Ini Cara Aman untuk Mengatasinya

    BANYAK orang pernah mengalami kondisi bangun tidur dengan leher terasa kaku atau nyeri. Hal ini pun sering dikaitkan dengan salah bantal.Meski terdengar sepele, kondisi salah banta

  • Kamis, 23 Apr 2026 21:05

    Apakah Pegal-Pegal Setelah Padel atau Olahraga Lain Wajar? Ini Kata Dokter

    BANYAK orang kerap merasakan pegal setelah main padel atau menjalani olahraga lainnya. Biasanya rasa pegal tak langsung timbul setelah bermain.Beberapa orang biasanya baru mer

  • Kamis, 23 Apr 2026 21:03

    Viral! Trump Disebut Nyaris Aktifkan Kode Nuklir ke Iran, Dihentikan Jenderal AS

    JAKARTA - Klaim mengejutkan muncul terkait Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang disebut sempat mencoba mengakses kode nuklir dalam sebuah pertemuan darurat di Gedung Putih. Namun, langkah

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.