Peristiwa
KPK Temukan Rp 1,9 Miliar di Kediaman Bupati Bengkalis, Siapa Tersangkanya?
Laporan : Afdal Aulia
Sabtu, 02 Jun 2018 10:55
pemberantasan korupsi (KPK) di rumah dinas (rumdis) Bupati Bengkalis Amril Mukhminin pada Jumat (01/06/2018) siang sampai malam, tim penyidik menemukan barang bukti uang tunai sebanyak Rp 1,9 miliar.
Pantauan langsung di rumdis Bupati Bengkalis Wisma Sri Mahkota sampai pukul 21.00 WIB, rombongan penyidik KPK menyita sejumlah bukti dari kediaman orang nomor satu di Negeri Junjungan
tersebut.
Rombongan KPK sendiri menyelesaikan penggeledahan sekitar pukul 21.00 WIB, dengan menggunakan empat mobil Kijang Inova, tim penyidik meninggalkan kediaman bupati Bengkalis membawa sejumlah barang bukti.
Soal temuan uang tunai Rp 1,9 miliar itu disampaiakn Juru Bicara KPK Febri Diansyah melalui pesan Whatsapp kepada awak media di
Bengkalis, Jumat malam saat dikonfirmasi.
Temuan uang tunai tersebut apakah terkait dengan dugaan gratifikasi atau uang tunai yang sengaja diparkir belum diketahui milik siapa dan untuk keperluan apa.
"Dari lokasi tersebut ditemukan uang sekitar Rp1.9 milliar yang akan
didalami lebih lanjut keterkaitannya dengan perkara yang sedang
ditangani," kata Febri.
Saat ini KPK kata Febri sedang melakukan penyidikan TPK (Tindak Pidana Korupsi) dalam proyek peningkatan Jalan Batu Panjang – Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis Propinsi Riau TA 2013-2015. Kegiatan penggeledahan merupakan salah satu tindakan yang dilakukan untuk pengumpulan bukti-bukti lebih lanjut.
Namun penggeledahan yang dilakukan KPK diyakini sejumlah kalangan di Bengkalis tidak ada kaitannya dengan proyek Multiyears Pulau Rupat yang dikerjakan tahun 2013-2015 karena saat proyek tersebut berjalan Amril Mukhminin belum menjabat sebagai Bupati Bengkalis.
KPK Juga memeriksa Ricki Rihardi Kepala Bagian Umum Setdakab Bengkalis yang merupakan adik kandung Amril Mukhminin dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Bengkalis Aulia. Kedua orang ini juga tidak memiliki keterkaitan sama sekali dengan proyek MY Rupat ketika itu, sehingga diyakini kasus yang ditangani KPK sekarang
adalah kasus baru atau dugaan gratifikasi yang marak terjadi
disejumlah OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Bengkalis khususnya dugaan jual beli proyek.
Dan hingga saat ini, belum diketahui siapa yang menjadi tersangka terkait temuan uang 1,9 Miliar itu. (afd)
Pendidikan Vokasi Harus Sesuaikan Kompetensi Lulusan dengan Kebutuhan Industri
SURABAYA â€" Penguatan pendidikan vokasi kembali menjadi bahan diskusi, seiring dorongan untuk menyesuaikan kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri, khususnya di sektor ekonomi kreatif dan k
Contoh Surat Tugas Pengawas TKA 2026 Lengkap dengan Penjelasannya
JAKARTA - Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan bentuk evaluasi yang dirancang untuk mengukur kemampuan literasi dan numerasi peserta didik pada jenjang akhir pendidikan. Pelaksanaannya dilakuka
Salah Bantal Bikin Leher Kaku? Ini Cara Aman untuk Mengatasinya
BANYAK orang pernah mengalami kondisi bangun tidur dengan leher terasa kaku atau nyeri. Hal ini pun sering dikaitkan dengan salah bantal.Meski terdengar sepele, kondisi salah banta
Apakah Pegal-Pegal Setelah Padel atau Olahraga Lain Wajar? Ini Kata Dokter
BANYAK orang kerap merasakan pegal setelah main padel atau menjalani olahraga lainnya. Biasanya rasa pegal tak langsung timbul setelah bermain.Beberapa orang biasanya baru mer
Viral! Trump Disebut Nyaris Aktifkan Kode Nuklir ke Iran, Dihentikan Jenderal AS
JAKARTA - Klaim mengejutkan muncul terkait Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang disebut sempat mencoba mengakses kode nuklir dalam sebuah pertemuan darurat di Gedung Putih. Namun, langkah