Senin, 18 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Karhutla Juga Muncul di Tahura, Kampar Masih Membara Suhu 34°C, 10 Daerah Terdeteksi Titik Panas

Peristiwa,

Karhutla Juga Muncul di Tahura, Kampar Masih Membara Suhu 34°C, 10 Daerah Terdeteksi Titik Panas

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 12 Jul 2025 09:49
RIAU POS.CO
PEKANBARU - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih terjadi di Riau. Bahkan, titik baru muncul di wilayah perbatasan Kabupaten Kampar dan Siak, tepatnya di Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Syarif Hasyim. Tim satgas gabungan dari TNI/Polri, BPBD dan Manggala Agni saat ini masih melakukan pemadaman.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD dan Damkar) Riau Jim Gafur mengatakan, karhutla di kawasan Tahura ini terjadi di daerah perbukitan. “Tim saat ini melakukan pemadaman karhutla di Tahura. Ini merupakan titik baru dan terjadi di daerah perbukitan,” katanya, Jumat (11/7).

Sumber air di sekitar lokasi tidak tersedia. Dengan kondisi tersebut, tim gabungan menggunakan mobil tangki untuk membawa air ke sekitar lokasi. ‘’Namun mobil tangki juga tidak bisa menjangkau ke dekat lokasi karhutla. Sementara helikopter water bombing yang ada saat ini masih dalam masa perbaikan sehingga tidak bisa digunakan,’’ ujarnya.

Sementara itu, kebakaran ahan di Kabupaten Kampar masih membara. Jumat (11/7) kebakaran lahan masih terjadi di Desa Ridan Permai, Kecamatan Bangkinang Kota, Desa Pulau Jambu Kecamatan Kuok, dan Desa Penyesawan Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Kampar Agustar melalui Kasi Logistik BPBD Edison menjelaskan, satgas gabungan dari Tim TRC Pusdalops BPBD Kampar memadamkan tiga lokasi kebakaran lahan.

Kebakaran lahan pertama terjadi di Desa Ridan Permai, Kecamatan Bangkinang Kota. ’’Lahan yang terbakar 0,25 hektare merupakan lahan gambut dan perkebunan kelapa sawit milik masyarakat. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan satgas gabungan,’’ ujarnya

Edison menjelaskan, kebakaran lahan yang kedua terjadi di Desa Pulau Jambu Kecamatan Kuok. Lahan terbakar lebih kurang 1,5 hektare milik masyarakat.  ’’Lahan yang terbakar semak belukar. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,’’ tegas Edison.

Edison menjelaskan, sampai malam (Jumat) satgas gabungan masih melakukan pemadaman kebakaran lahan di Desa Penyesawan. Lahan yang terbakar semak belukar sekitar 4,8 hektare. ’’Satgas gabungan kesulitan memadamkan kebakaran lahan karena lokasi lahan yang tidak ada sumber air dan daerahnya curam. Satgas gabungan masih di lokasi memadamkan kebakaran lahan di Desa Penyesawan,’’ jelas Edison.

Untuk karhutla di daerah lain, yakni Dumai dan Siak, saat ini dilaporkan telah padam. Tim saat ini tinggal melakukan pendinginan saja. “Karhutla di daerah lain sudah padam, hanya tinggal pendinginan saja. Tapi tetap kami pantau,” ujar Kabid Kedaruratan BPBD dan Damkar Riau Jim Gafur.

Baca Juga: Kumpulkan Masyarakat di Halaman Polsek, Masyarakat Enok Diberi Pemahaman tentang Larangan hingga Pencegahan Karhutla


Di sisi lain, 39 titik panas terdeteksi tersebar di 10 daerah di Riau, Jumat (11/7). Forecaster on Duty Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru Putri Santy S mengatakan, kondisi ini menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Namun, sebagian besar provinsi di Pulau Sumatera juga terjadi lonjakan titik panas. Total terdeteksi 164 titik panas, yang terbanyak terpantau di Sumatera Utara yakni 71 titik. Diikuti Riau 39, Jambi 18, Sumatera Barat 13, Bengkulu 7, Lampung 6, Sumatera Selatan 4, Bangka Belitung 3, Aceh 2, dan Kepulauan Riau 1.

“Di Riau, titik panas terdeteksi di Bengkalis dan Kepulauan Meranti masing-masing 3 titik panas. Indragiri Hulu , Indragiri Hilir dan Kuantan Singingi ada 1 titik panas. Kampar, Rokan Hulu, dan Siak muncul 7 titik panas. Rokan Hilir 6 dan Kota Dumai 5,” tuturnya.
Secara keseluruhan saat ini di Riau sudah mulai terjadi penurunan curah hujan karena sudah memasuki musim kemarau. Namun potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih akan berlangsung di beberapa daerah.

Sementara itu, berdasarkan pantauan cuaca BMKG Pekanbaru, kondisi atmosfer secara global maupun sinoptik terpantau indeks enso berada di 3.4 bernilai + 0,1, kondisi ini terpantau jika tidak adanya pengaruh terhadap peningkatan pola konfektif di wilayah Riau. Sementara itu, Dipole Mode Index (DMI) atau IOD bernilai nol, kondisi ini tidak berpotensi meningkatkan aktivitas atau pola konfektif di wilayah Riau.

Lalu MGO berada di fase kedua, kondisi ini juga kurang berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Riau. Untuk pola angin juga terlihat adanya daerah belokan yang dapat mendukung proses pembentukan awan hujan di wilayah Riau.

Selanjutnya untuk suhu udara di Riau, sepekan ke depan berkisar antara 23 sampai 34 derajat Celcius , dengan kelembaban udara berkisar antara 60 persen sampai 99 persen. Arah angin secara umum bertiup dari Tenggara hingga Barat dengan kecepatan 10 sampai 30 km per jam.

“Karena Riau sudah memasuki musim kemarau kami mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan tabir surya serta mengonsumsi air putih yang cukup agar terhindar dari dehidrasi saat melakukan aktivitas di luar ruangan.

Lima Tersangka Ditahan

Polres Rokan Hilir (Rohil) telah mengamankan sebanyak lima tersangka terkait dengan tindak pidana karhutla yang terjadi di lima tempat kejadian di wilayah hukum Polres Rohil. “Para tersangka diduga pelaku tindak pidana dengan sengaja melakukan perambahan dan pembakaran Hutan dan Lahan di wilayah hukum Polres Rohil,” ujar Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni melalui Kasi Humas Polres Ipda Darlinson Sitorus SH, Jumat (11/7).

Kelima tersangka tersebut adalah BH Marbun (warga Karang Sari Pematang Obo, Bathin Solapan, Bengkalis), SA (warga Paket B Kepenghuluan Gelora Kecamatan Bagan Sinembah), PW alias Pur (warga Simpang Bandung Kepenghuluan Sungai Segajah Jaya Kecamatan Kubu), JTH alias Jonder (warga Simpang Damar, Kepenghuluan Sungai Majo Kecamatan Kubu Babussalam), dan MB Surbakti (warga Afdelling III Sungai Daun Desa Sungai Meranti Kecamatan Torgamba Kabupaten Labusel, Sumut).

Sementara lokasi kejadian diantaranya di Lintas Dumai-Sumut, Kepenghuluan Rantau Bais, Kecamatan Tanah Putih, di Kepenghuluan Bantaiyan Hilir Kecamatan Batu Hampar, di Simpang Tower Kepenghuluan Sungai Segajah Makmur Kecamatan Kubu, di jalan Hasibuan Dusun Mekar Jaya Керenghuluan Rantau Panjang Kiri Kecamatan Kubu Babussalam, dan di Sungai Alam Dusun Benuang Kepenghuluan Teluk Nilap Kecamatan Kubu.

Diterangkan, para tersangka dijerat dengan sebagaimana dimaksud dalam pasal Pasal 92 Ayat (1) huruf a Jo Pasal 17 Ayat (2) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan pemberantasan perusakan hutan.


Pasal 78 Ayat (3) Jo Pasal 50 Ayat (2) huruf a Undang-ni Undang Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. Dan Pasal 108 Jo Pasal 69 Ayat (1) huruf h Jo Pasal 98 Ayat (1) atau Pasal 99 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Kapolres Rohil menambahkan, polisi komitmen untuk menindak tegas para pelaku kejahatan tindak pidana pengrusakan hutan dan pembakaran hutan dan Lahan di wilayah hukum Polres Rohil.(sol/ati/fad).***(Riau Pos.co)

Sumber: RIAU POS.CO

Peristiwa
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id " Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.