Kamis, 18 Jun 2026
Peristiwa,
Keluarga Tolak Autopsi Wanita di Ujung Batu Rohul yang Meninggal Dengan Leher Ditusuk
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 18 Jun 2026 08:40
PASIR PENGARAIAN - Keluarga wanita yang menjadi korban pembunuhan inisial R.K alias Unir, 50 tahun, warga Dusun II Simpang Baru, Desa Ngaso, Kecamatan Ujung Batu, menolak untuk dilakukan autopsi.
Jenazah korban pun sudah diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan sebagai mestinya."Keluarga korban nolak untuk autopsi. Jadi sudah kita serahkan semalaman jenazah korban," kata Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra melalui Kapolsek Ujung Batu, Kompol Jusup Purba pada Tribunpekanbaru.com, Rabu (17/6/2026).Ia pun membeberkan alasan pihak keluarga menolak digelar autopsi.Pihak keluarga tidak ingin jenazah korban rusak nantinya.
"Keluarga ngak mau jenazah dirusak gara-garanya untuk autopsi. Toh penyebab kematian kan sudah tau juga," terangnya.
Seperti diketahui, hasil visum korban di RSUD Pasir Pengaraian yang dipimpin tim dr Citra Rasmi Dewanty menyatakan bahwa korban meninggal dunia akibat luka tusuk benda tajam pada bagian leher sebanyak dua kali, masing-masing satu luka di sisi kiri dan satu luka di sisi kanan.
Hasil tusukan ke leher inilah yang membuat korban meninggal. Apalagi darah berserakan di kamar tidur - lokasi penemuan korban.Saat korban ditemukan meninggal dengan mengenaskan, sang suami tidak ada lagi di rumah. Sang suami diperkirakan membawa kabur sepeda motor milik korban. Juga 2 handphone dibawa kabur.
Di dalam rumah yang terletak di Dusun II Simpang Baru, Desa Ngaso, Kecamatan Ujung Batu, hanya mereka berdua yang tinggal. Keduanya pun baru menikah pada Agustus 2025 lalu dan merupakan pasangan beda usia dimana sang suami lebih muda 20 tahun dari sang istri.
Anak korban dari pernikahan sebelumnya tinggal di luar kota. Ada yang di Pasaman, Sumbar dan lokasi lainnya.Meninggalnya wanita yang berprofesi sebagai tukang pijat ini diketahui oleh tetangga sekitar pukul 10.00 wib.Berdasarkan keterangan para saksi, kejadian pertama kali diketahui saat rekan kerja suami korban mendatangi rumah untuk mengajak suami korban bekerja pada pagi hari.
Namun, panggilan tersebut tidak mendapat respons.Karena merasa curiga, saksi kemudian bersama seorang warga lainnya masuk ke dalam rumah yang pintunya tidak terkunci.Kondisi rumah korban terlihat berantakan dan sejumlah barang tampak berserakan.Temuan tersebut menguatkan dugaan adanya tindak kekerasan yang terjadi sebelum korban ditemukan meninggal dunia.Saat berada di dalam rumah, mereka mendapati kondisi rumah dalam keadaan berantakan.Korban ditemukan berada di atas tempat tidur dalam keadaan tertutup tikar dan terdapat bercak darah di sekitar tubuhnya.
Menyadari situasi tersebut, para saksi segera meminta bantuan warga dan melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.(tribunpekanbaru)
Sumber: https://pekanbaru.tribunnews.com/tribunrohul/1107590/keluarga-tolak-autopsi-wanita-di-ujung-batu-rohul-yang-meninggal-dengan-leher-ditusuk?page=2
komentar Pembaca