Kisah Perjuangan Nenek Sajeriah, Jamaah Haji Tunanetra Menunggu 14 untuk ke Tanah Suci
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Minggu, 19 Mei 2024 05:44
MADINAH- Senyum terpancar di wajah Nenek Sajeriah (65) saat menginjakan kakinya di Tanah Suci untuk menjalankan ibadah haji.
Perempuan asal Pare-pare, Sulawesi Selatan itu bisa menunaikan rukun islam kelima setelah 14 tahun menanti. Nenek Sajeriah berangkat haji didampingi oleh keponakannya Hasmia (53). Penyandang disabilitas netra itu tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 3 UPG dan tiba di Madinah, Selasa, 15 Mei 2024.
Semangat nenek Sajeriah tak surut meski dirinya mempunyai keterbatasan. Bahkan dia menyiapkan sendiri perlengkapan hajinya, mulai dari mencuci, melipatnya, sampai memasukannya dalam koper.
“Saya tidak takut, kalaupun saya meninggal tidak apa-apa,” ujarnya kepada Media Center Haji (MCH) 2024, dikutip, Kamis (16/5/2024).
Sajeriah yang mengalami kebutaan sejak usia 7 tahun ini mengaku diberangkatkan adiknya. Sajeriah sudah berumrah 7 tahun lalu dan kini ia berhaji.
Sebelumnya dia sempat merasa khawatir akan merepotkan banyak orang di Tanah Suci. Namun dia akhirnya mantap berangkat. Sajeriah hanya menggantungkan hidupnya pada Allah Ta’ala.
“Ada Allah Ta’ala yang membantu. Apalagi mereka yang bisa melihat. Ayo naik haji,” ujar Sajeriah mengakhiri pembicaraan.
Sementara itu, Hasmia mengaku sangat dekat dengan bibinya. Dikatakannya, Sajerah biasa mengurus keponakan-keponakannya, memasak nasi, mencuci, dan mengerjakan semua pekerjaan rumah tangga. “Dia (Sajerah) bisa masak, mencuci, dan segalanya dia lakukan sendiri,” ujar Hasmia.
Ketua Kloter 3 UPG M Hasyim Usman, memuji semangat Sajeriah yang berangkat haji meski memiliki keterbatasan. Hasyim langsung memberikan semangat begitu Sajeriah dinyatakan berangkat.
“Awalnya pendampingan dia tidak masuk. Awalnya yang diusulkan untuk mendampingi adalah keponakannya yang serumah tetapi tidak bisa,” ujarnya.
Hasyim melanjutkan, Sajeriah adalah saat wanita itu harus berulang kali kembali ke kantor Kementerian Agama mengurus berbagai persyaratan administrasi yang diperlukan.
“Dia (Sajeriah) datang langsung ke kantor walau sebenarnya bisa saja diwakilkan yang lain,” tutup Hasyim.
Sumber: okezone.com
#HajiRamahLansia Haji 2024 Tunanetra
Suhu di Madinah Lebih Panas dari Makkah, Ini Imbauan Kemenag untuk Jamaah Haji
MAKKAH -Rombongan jamaah haji Indonesia gelombang II telah tiba di Madinah, Arab Saudi. Jamaah haji Indonesia dijadwalkan untuk melakukan ziarah ke makam Rasulullah di Kompleks Masjid Nabawi
Hati Terbelah saat Tinggalkan Baitullah, Jamaah Haji Bahagia dan Menangis
MAKKAH-Jamaah haji Indonesia mulai meninggalkan Kota Makkah dan menuju ke Madinah untuk kembali pulang ke Indonesia. Adalah Kloter SOC 02 asal Temanggung dan Magelang menjadi jamaah pertama yang
Jamaah Haji Indonesia Meninggal Tembus 200 Orang, 40 Wafat di Arafah dan Mina
MAKKAH-Sistem komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama (Kemenag) mencatat jamaah haji asal Indonesia meninggal di Arab Saudi menembus angka 200 orang jamaah. Data tersebut sam
17 Ribu Jamaah Indonesia Ikut Tarwiyah, 7 Orang Berpakaian Ihram Jalan Kaki ke Mina
MAKKAH-Ratusan ribu jamaah Indonesia akan menuju Arafah untuk menjalani rangkaian puncak ibadah haji, mulai hari ini, Jumat 14 Juni 2024. Secara bergelombang jamaah akan dimobilisasi ke Araf
Jelang Puncak Haji, Jamaah Lansia di Makkah Dibekali Siraman Rohani
MAKKAH-Ratusan Jamaah Haji Lansia (Lansia) asal Indonesia yang tinggal di sektor tujuh, Makkah mendapat siraman rohani jelang persiapan Puncak Haji 2024 di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armu