Minggu, 17 Mei 2026

Peristiwa

Kondisi MA Ar Rosyidiyah Memprihatinkan

Laporan: Afdal Aulia
Senin, 16 Jan 2017 16:15
BENGKALIS-Madrasah Aliyah (MA) Ar Rosyidiyah di desa Sungai Alam kondisinya cukup  memprihatinkan. Dari delapan lokal yang di ada di sekolah tersebut, tiga lokal diantaranya bisa  kondisinya sudah parah.

Bangunannya semi permanen, dinding kayu di tiga lokal tersebut sudah lapuk dan beranai-anai.  Sementara kondisi plafonnya nyaris sama dengan dinding. Agar murid yang belajar aman dari  kejatuhan plafon lapuk, pihak sekolah berupaya sedikit demi sedikit memperbaikinya.

Kepala sekolah MA Ar Rosyidiyah Sujarno menyebut jika pihaknya sudah sejak 2012 lalu

mengajukan bantuan, baik ke Pemkab Bengkalis maupun ke propinsi agar tiga lokal yang nyaris

ambruk itu dibangun baru,  namun hingga kini belum ada tanggapan.

"Sudah empat kali saya mengajukan permohonan tiga lokal yang dibangun pada 1990 yang  kondisinya kini sudah parah itu, dapat dibantu pembangunanya oleh pemerintah, namun hingga kini  belum ada jawaban," kata Sujarno Senin (16/01/2017).

Menurut Sujarno lagi, disamping dinding dan plafon sudah lapuk, lantainya juga sudah ada

yang pecah-pecah, karena tak diporselin. Meski kondisi lokal itu memprihatinkan, namun kata Sujarno tetap dipakai untuk belajar,  mengingat murid MA tersebut banyak, dan tak tertampung di lima lokal kainnya yang kondisinya masih bagus.

Anggota DPRD Bengkalis dapil Bengkalis-Bantan, dr. Morris bationg Sihite yang melakukan reses beberapa waktu  lalu ke desa Sungai Alam, mengakui jika kondisi MA Ar Rosyidiyah tersebut memprihatinkan.

"Saya lihat sendiri kondisi 3 lokal sekolah tersebut memang parah. Dinding kayunya sudah  lapuk. Saking lapuknya , kalau kita tekan kayunya hancur," ujar Morris menyikapi.

Kepada masyarakat setempat ia berjanji akan memperjuangkan anggaran pembangunan

 madrasah tersebut pada 2017 ini, sehingga pada 2018 mendatang lokal yang hampir ambruk itu bisa  dibangun kembali.

"Saya janji akan memperjuangkan anggaran pembangunan masuk di APBD 2018. Namun jika

usaha saya tidak ditanggapi, madrasah itu akan saya bangun dengan gaji saya sebagai anggota  DPRD,"ujar Morris lagi.(afd)

 
Peristiwa
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.