Selasa, 21 Apr 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Lanal Dumai Kembali Amankan Kapal Pengangkut Bawang Merah Ilegal

PERISTIWA

Lanal Dumai Kembali Amankan Kapal Pengangkut Bawang Merah Ilegal

Laporan : Vivi Mulfita Sari
Minggu, 31 Jul 2016 17:49
Vivi Mulfita Sari
Kapal dan Muatan Dibawa ke Lanal Dumai Oleh Personil Untuk Proses Hukum Lebih Lanjut.
DUMAI - Lanal Dumai kembali mengamankan kapal pengangkut Bawang Merah Ilegal yang diduga berasal dari Malaysia untuk dibawa ke Kota Dumai, pada Sabtu (30/7) sekira pukul 04.50 Wib.

Penangkapan berawal dari informasi intelijen dilapangan yang menyebutkan bahwa ada beberapa kapal pengangkut bawang yang sedang menuju perairan Kota Dumai.

Manyikapi informasi tersebut Komandan Lanal Dumai Letkol Laut (P) Muhammad Risahdi, M.Si.(Han) memerintahkan unsur Patroli yang siap setiap saat turun kelaut untuk melaksanakan patroli pengejaran terhadap kapal yang menjadi target dengan melakukan pemeriksaan kapal-kapal yang melintas dengan tujuan Dumai. 

Patroli Bengkalis salah satu unsur patroli Lanal Dumai yang melihat dan mencurigai 2 kapal tanpa nama di perairan Tanjung Leban kemudian mendekati guna dilakukan pemeriksaan, setelah diperiksa ternyata dikapal tersebut sudah tidak ditemui ABK dan bermuatan 12 Ton Bawang Merah Ilegal tanpa dokumen. Selanjutnya kapal dan muatan dibawa ke Lanal Dumai untuk proses hukum lebih lanjut.

Komandan Lanal Dumai Letkol Laut (P) Muhammad Risahdi, M.Si.(Han) membenarkan penangkapan kapal tersebut dan menyampaikan, apresiasinya kepada unsur patrolinya yang telah menggagalkan penyelundupan bawang merah tersebut. 

"Maraknya penyelundupan Bawang merah di wilayah kerja Lanal Dumai dimana selaku penegak hukum di laut akan menindak tegas segala bentuk pelanggaran di laut bukan hanya bawang saja pelanggaran apapun yg dilakukan di wilayah kerja Lanal Dumai, " tegasnya.

Beliau juga menghimbau bagi masyarakat yang memiliki kapal yang ditangkap atau diamankan oleh Lanal dipersilahkan datang ke Lanal Dumai.

"Kita tunggu pengambilannya, namun disertai bukti dengan membawa dokumen kepemilikan yang sah serta membawa nahkoda yang terakhir membawa kapal tersebut sebelum ditangkap. Apabila dalam waktu 30 hari tidak ada yg datang berarti kapal tersebut tidak ada pemiliknya maka Lanal Dumai akan menyerahkan kapal kepada pihak yang berwenang guna di proses lanjut," ujarnya.(vie) 
Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:32

    One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung

    JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:42

    Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat

    PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:00

    KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun

    JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:55

    Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026

    JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:23

    Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau

    PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.