Peristiwa
Limbah PT Meridan Sejati Surya Plantation Kembali Cemari Lingkungan
Laporan : Vivi Mulfita Sari
Kamis, 02 Feb 2017 15:52
Kini, keberadaan perusahaan menuai protes warga setempat di Jalan Sidodadi RT 05 tersebut, sebab warga menilai limbah milik perusahaan sudah sering mengkontaminas ke lingkungan warga, "Pernah dua kali, limbah berupa cairan perusahaan PT Meridan ini merembes ke lingkungan warga," ujar Ketua RT 05 Sulan.
Ia juga mengungkapkan, debu dari cerobong asap menyebar ke udara sampai ke genteng warga mengakibatkan air hujan yang ditampung tak lagi dapat digunakan, "Sudah tiga tahun warga disini kalau minum harus membeli," kata Sulan.
Masyarakat mengklaim perushaaan tidak komitmen atas menyediakan sarana air bersih yang di janjikan. Padahal sebenarnya hal tersebut sudah menjadi kewajiban perusahaan dalam penyediaan sarana tersebut.
Meskipun sebelumnya warga bersama pihak kelurahan sudah melakukan musyawarah dan diskusi, namun hingga kini belum diindahkan pihak perusahaan.
Sulan juga menyampaikan agar perusahaan secepatnya memberi solusi terhadap dampak pencemaran udara, karena selama ini masyarakat mengaku hanya di berikan harapan palsu saja oleh perusahaan. Buktinya janji air bersih tak kunjung di siapkan.
"Warga juga menyampaikan, jika tuntutan kami disini tidak di tanggapi kami akan lakukan aksi protes secara demokrasi," ungkapnya.
Kondisi pencemaran itu juga turut dirasakan RT 06, khususnya warga yang bersebelahan dengan lingkungan masyarakat.
Terpisah, Lurah Bangsal Aceh, Nurzaerwan mengatakan jika keluhan masyarakat sudah di bicara bersama, setakat ini diakuinya masyarakat Kompline udara perushaaan, "Warga meminta sarana air bersih, karena air hujan tidak lagi dapat digunakan untuk konsumsi," katanya.
Diakuinya jika hal itu sudah lama di inginkan warga, tetapi belum ada realisasi dari perusahaan dan kini warga meminta perusahaan membebaskan lahan mereka jika tidak ada solusi terhadap dampak udara.
"Kami pihak kelurahan sudah menyampaikan ke pihak perusahaan untuk segera merespon tanggapan keluhan warga," tandasnya.(vie)
Peristiwa
Bupati Kuansing Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang
Kuansing-Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM, menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat, H Zulmansyah Sekedang, pada Sabtu (18/4/2026) pukul 00.05 WIB.Uc
Plt Gubri Sampaikan Duka Mendalam, Ajak Masyarakat Doakan Almarhum Zulmansyah Sekedang
Pekanbaru-Kabar duka menyelimuti dunia jurnalistik Indonesia setelah Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu 18 April 2026 dini ha
Keluarga Besar PWI Berduka, Ketum Akhmad Munir: Kami Kehilangan Kader Terbaik
Jakarta-Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.1
Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia
JAKARTA -Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.
SKK Migas Perwakilan Sumbagut Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang
RIAU-SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, pada Sa