Sabtu, 25 Apr 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Lokakarya Identifikasi Rencana Aksi dan Jurisdictional REDD+ Riau Resmi Dibuka

Berita

Lokakarya Identifikasi Rencana Aksi dan Jurisdictional REDD+ Riau Resmi Dibuka

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 18 Feb 2026 13:05
(FotoMediaCenterRiau)
PEKANBARU - Asisten III Setdaprov Riau, M. Job Kurniawan resmi membuka lokakarya identifikasi rencana aksi dan jurisdictional Reducing Emission from Deforestation and forest Degradation (REDD+) Provinsi Riau. Melalui helat ini diharapkan program REDD+ dapat sejalan baik ditingkat nasional maupun daerah, terutama dalam hal metodologi penghitungan karbon.

Job Kurniawan mengapresiasi terlaksananya lokakarya identifikasi rencana aksi dan jurisdictional REDD+ Provinsi Riau, sebab hal ini sebagai bagian dari tahapan pre investment dalam mendukung implementasi Arsitektur REDD+ Provinsi Riau.

Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan keseriusan dan komitmen bersama dalam merespons tantangan lingkungan hidup dan perubahan iklim secara terencana, terukur, dan kolaboratif.

"Forum ini dirancang sebagai ruang kerja strategis untuk menyelaraskan kebijakan, proses teknis, dan kolaborasi multipihak yang sedang berjalan di Provinsi Riau," jelasnya di Hotel Novotel Pekanbaru, Rabu (18/2/26).

Job Kurniawan juga menegaskan, Provinsi Riau memiliki peran yang sangat penting dalam agenda mitigasi perubahan iklim nasional, khususnya pada sektor berbasis lahan. Ia melihat, sektor kehutanan masih menjadi kontributor utama emisi gas rumah kaca di Bumi Melayu Lancang Kuning, dengan proporsi lebih dari 80 persen. 

"Pada saat yang sama, dalam periode lima tahun terakhir, Riau telah mencatat penurunan emisi gas rumah kaca sebesar sekitar 13,5 persen. Capaian ini penting, namun belum cukup tanpa perubahan tata kelola yang lebih sistematis dan terintegrasi," imbuhnya.

Job Kurniawan juga menegaskan bahwa komitmen Pemerintah Provinsi Riau terhadap agenda ini bersifat kebijakan dan berkelanjutan. Hasil lokakarya identifikasi rencana aksi jurisdictional REDD+ Riau ini, kata dia, akan menjadi rujukan penting dalam penetapan kontribusi Sub Nasional Riau untuk mendukung target Second NDC 2030, sejalan dengan arah Green for Riau Initiative serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Dalam kegiatan ini, akan dilakukan diskusi bersama berbagai narasumber dengan tema yang sangat menarik dan penting. 

Job Kurniawan berharap semua pihak dapat bersinergi dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan, terutama yang berada di Bumi Melayu Riau.

"Mari kita saling bekerja sama, karena dalam menjaga hutan tidak mungkin bisa dilakukan hanya oleh pemerintah saja. Kita harus bersinergi, baik itu pemerintah, swasta, lembaga, hingga masyarakat," ajaknya.
Sumber: (MediaCenterRiau)

Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.